Suhu Panas di Cirebon, Puluhan Ribu Ikan Mati
Selasa, 03 Nov 2015 15:01
Di BPBIAT, setidaknya dibiakkan dua jenis ikan air tawar masing-masing nila dan lele. Kepala Seksi Perikanan Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pertanian (DKP3) Kota Cirebon Heru Herwanto menyebutkan, dari dua jenis ikan tersebut, tak ada benih lele yang tersisa.
"Kematian benih lele mencapai 100 persen. Sedangkan untuk benih nila tingkat kematian benihnya sekitar 60 persen atau yang mampu bertahan sekitar 15 ribu benih," katanya.
Menurutnya, cuaca ekstrim tahun ini telah membuat perkembangan pembenihan ikan air tawar di BPBIAT tak optimal. Suhu panas terutama mempengaruhi perkembangan biologis ikan kala pemijahan atau saat pelepasan telur dan sperma untuk pembuahan.
Bukan hanya terhadap benih, cuaca kini juga membuat ikan-ikan kecil tak kuat menahan panasnya. Dia pun mengaku, tak bisa berbuat banyak dengan kondisi alam seperti sekarang. Pemijahan, lanjutnya, baru efektif saat musim hujan.
Meski tahun ini produktivitas benih ikan air tawar turun, kontribusi penjualan benih ikan justru tak turun. Dia menyebutkan, dari target pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp15 juta untuk tahun ini, penjualan benih ikan air tawar hingga Oktober kemarin sudah mencapai Rp13,85 juta.
"Produktivitas benih ikan air tawar memang turun tahun ini. Tapi, pendapatan BPBIAT justru naik karena tahun ini lebih banyak mengembangkan benih ikan nila," tuturnya.
Sementara itu, Kepala UPTD BPBIAT Dedi Supriadi menerangkan, produktivitas ikan air tawar saat kemarau terbilang rentan dengan tingkat kegagalan tinggi. Benih ikan yang kecil tak mampu bertahan hidup dengan temperatur air yang panas. "Apalagi, dari 28 kolam budidaya ikan air tawar di BPBIAT Kota Cirebon kekurangan air," ujarnya.
Dia menjelaskan, dari 28 kolam budidaya ikan air tawar diperuntukkan menjadi empat tahapan, masing-masing indukan, pendederan atau tahap pelepasan/penyebaran benih ke tempat pembesaran sementara, pembesaran pertama, dan tahap pembesaran kedua.
Hanya, dia meyakinkan, kondisi itu tak hanya terjadi di Kota Cirebon melainkan di semua daerah. Dia bahkan mengklaim, kondisi di Kota Cirebon masih lebih baik ketimbang daerah lain mengingat semua benih ikan air tawar yang masih hidup tersisa sekira 40 persen.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit