Kamis, 18 Jun 2026
  • Home
  • Opini
  • DLHK Pekanbaru Gelar Lomba Pengelolaan Sampah, Hadiah Utama Umroh untuk LPS Terbaik

DLHK Pekanbaru Gelar Lomba Pengelolaan Sampah, Hadiah Utama Umroh untuk LPS Terbaik

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 18 Jun 2026 11:08
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar lomba pengelolaan sampah profesional yang melibatkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan. LPS dengan kinerja terbaik akan mendapatkan hadiah utama berupa perjalanan umroh.

Penilaian dilakukan oleh tim DLHK Kota Pekanbaru bersama TP PKK dan Dharma Wanita yang telah turun langsung ke lapangan untuk menilai 30 LPS di masing-masing kelurahan.

Reza menjelaskan, penilaian tidak hanya difokuskan pada LPS, tetapi juga mencakup badan usaha serta sekolah Adiwiyata yang ada di Kota Pekanbaru.

“Tim sudah turun ke masing-masing wilayah, ke 30 LPS tersebut. Penilaian bukan hanya LPS saja, ada badan usaha, kemudian sekolah Adiwiyata juga dilakukan penilaian,” ujar Reza, Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan, hasil penilaian akan direkap pada hari yang sama dan pemenang akan diumumkan pada peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru.

“Sore hari ini kami akan melakukan rekap hasil penilaian. Setelah selesai, kita lihat nilai tertinggi dan akan diumumkan pada hari jadi Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Pemko Pekanbaru juga menyiapkan hadiah lain berupa becak motor (bentor), sementara untuk sekolah Adiwiyata dan badan usaha disediakan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.

“Untuk sekolah Adiwiyata dan badan usaha ini akan mendapatkan uang pembinaan sebagai penghargaan dari pemerintah kota,” kata Reza.

Ia menyebutkan, penilaian terhadap 30 LPS tersebut merupakan bagian dari total 83 LPS yang ada di Pekanbaru, yang dilakukan sejak 8 hingga 18 Juni 2026.

Penilaian dibagi dalam tiga kategori, yakni kategori kecil untuk layanan di bawah 1.000 penduduk, kategori sedang untuk 1.000 hingga 3.000 penduduk, serta kategori besar untuk wilayah dengan lebih dari 3.000 penduduk.

Reza menegaskan, lomba ini bertujuan memperkuat sistem pengelolaan sampah agar tidak seluruhnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“LPS ini harus melakukan pengelolaan sampah dari sumbernya. Sampah rumah tangga dipilah, kemudian diolah oleh LPS. Nilai tertinggi ada pada inovasi pengelolaan tersebut,” ujarnya.

Ia berharap LPS terus berinovasi dalam pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan sampah organik agar memiliki nilai ekonomi.

“Ada LPS yang sudah memilah sampah organik dan mengolahnya hingga bisa dijual kembali. Inovasi seperti inilah yang kita harapkan,” (cakaplah)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/137167/2026/06/18/dlhk-pekanbaru-gelar-lomba-pengelolaan-sampah-hadiah-utama-umroh-untuk-lps-terbaik/#sthash.tAdSg7V6.pEvrPjHg.dpbs

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.