Opini
Peran dan Sinergitas Bhabinkamtibmas dalam Upaya Penanggulangan Karhutla
Oleh: Kompol Komang Sudana, SIK, SH,MH
Selasa, 11 Agu 2015 14:59
Kebakaran hutan yang terjadi merupakan dampak perkembangan
penduduk sehingga berupaya untuk mencari sumber daya dalam memenuhi
kebutuhan hidupnya.
Dalam mencari sumber daya tersebut, terkadang dilakukan dengan cara yang
salah seperti dengan melakukan pembukaan lahan untuk perkebunan dan
pertanian dengan cara membakar lahan.
Membakar lahan adalah cara yang mudah dan lebih ekonomis karena tidak memerlukan biaya yang besar dibandingkan membuka lahan perkebunan dengan cara land clearing dengan menggunakan alat berat/ekscavator yang tentunya lebih mahal.
Terkadang masyarakat lupa dengan dampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan pembakaran lahan yang dilakukan, yang dapat menimbulkan kerugian bagi kesehatan dan alam pada umumnya.
Akibat dampak asap dari kebakaran lahan telah menimbulkan banyak korban yang terjangkit ISPA (iritasi saluran pernafasan akut) pada anak-anak dan orang dewasa.
Sekolah-sekolah meliburkan siswanya karena dipandang tidak sehat untuk melakukan aktifitas belajar mengajar di sekolah dalam kondisi "kabut asap".
Dampak lain yang juga dirasakan adalah terganggunya jadwal penerbangan akibat asap ini, beberapa bandara telah melarang ataupun merubah jadwal pemberangkatan pesawat akibat dari jarak pandang yang mengganggu penerbangan.
Hal lain akibat dari pembakan hutan dan lahan ini adalah protes dari Negara tetangga Singapore dan Malaysia yang merasa terganggu dengan dampak asap dari Indonesia.
Mereka secara resmi sudah melayangkan protes terhadap pemerintah Indonesia karena sudah sangat menggangu aktifitas dan kesehatan warganya.
Pada hakekatnya tugas dan tanggung jawab dalam memelihara kamtibmas bukan hanya menjadi beban tanggung jawab Polri semata, tetapi juga melibatkan peranan stake holders lainnya termasuk masyarakat itu sendiri.
Dengan adanya dukungan serta kerjasama dari berbagai pihak dan stake holder menjadi faktor strategis yang turut mensukseskan keberhasilan pelaksanaan tugas Polri.
Kepercayaan yang telah dibangun dalam tahap sebelumnya (trust building) merupakan keberlanjutan yang dapat menjadi landasan kuat dalam menjalin kerjasama tersebut.
Oleh karenanya dalam tahapan kedua (partnership building) ini upaya Polri difokuskan untuk membangun kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, terkait dengan fungsi kepolisian untuk menegakkan hukum, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan bagi masyarakat.
Sejalan dengan perubahan orientasi pemolisian yang dilakukan oleh Polri maka strategi yang ideal dalam menciptakan dan memelihara kamtibmas adalah dengan menggunakan model Polmas (Pemolisian Masyarakat).
Melalui strategi pemolisian ini, polisi bersama dengan masyarakat berupaya mengeliminir dan menyelesaikan berbagai gangguan kamtibmas yang ada melalui kegiatan preemtif dan preventif terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas. Binmas Polri merupakan salah satu unsur yang bertanggung jawab melaksanakan upaya preemtif dan preventif.
Berbicara tentang Binmas Polri tentunya sangat berkaitan erat dengan "Bhabinkamtibmas" yang merupakan salah satu unsur utama pelaksana fungsi pembinaan masyarakat sekaligus juga sebagai pengemban utama fungsi Polmas.
Bhabinkamtibmas memiliki peran yang sangat sentral dalam upaya pemeliharaan kamtibmas. Bhabinkamtibmas dituntut agar dapat mengetahui karakteristik kerawanan daerahnya dan bisa menjadi fasilitator dalam kegiatan komunitas bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk mendeteksi, mencari, dan menemukan serta mengupayakan alternatif solusi terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas yang ada di wilayah desa binaannya.
Dalam penyelenggara tugas kepolisian, Bhabinkamtibmas
mendasari kepada pemahaman bahwa untuk menciptakan kondisi aman dan
tertib tidak mungkin dilakukan oleh Polri sepihak sebagai subjek dan
masyarakat sebagai objek, melainkan harus dilakukan bersama oleh polisi
dan masyarakat dengan cara memberdayakan masyarakat melalui kemitraan
Polri dengan pihak terkait dan masyarakat.
Sinergitas kemitraan (partnership) antara Polisi dengan masyarakat pada
pelaksanaan program Polmas mengandung harapan agar terjalin kedekatan
antara Polri dengan masyarakat dalam upaya pencegahan penangkalan
kejahatan, pemecahan masalah sosial yang berpotensi menimbulkan gangguan
kamtibmas dalam rangka meningkatkan kepatuhan hukum dan kualitas hidup
masyarakat.
Pada akhirnya Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memainkan perannya dan membangun sinergitas dengan berbagai pihak secara optimal melalui penerapan strategi Polmas dalam mendukung upaya penanggulangan gangguan kamtibmas yang terjadi.
Permasalahan sumber daya manusia, dukungan anggaran, dukungan sarana prasarana, sistem dan metode, manajemen operasional dan program kreatif percepatan polmas dirasakan merupakan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap optimalnya peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung upaya penanggulangan permasalahan kebakaran hutan.(***)
Penulis Adalah : Kompol Komang Sudana, SIK PASIS SESPIMMEN DIKREG 55 / 2015 (Mantan Wakapolres Rokan Hilir)
Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong
Entikong - Satgas Pamtas RIâ€"Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Personel P
Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia
Jakarta - Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan, akumulasi poin, dan keputusan resmi yang memastikan sebuah negara berhak me
Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan
Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar
Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,
PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg
KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag