- Home
- Pendidikan
- Insiden Tembok SD Roboh Makan Korban Jiwa, Ini Komentar Sekolah
Pendidikan
Insiden Tembok SD Roboh Makan Korban Jiwa, Ini Komentar Sekolah
Rabu, 14 Nov 2018 16:54
PEKANBARU - Peristiwa robohnya tembok SDN 141 Pekanbaru telah memakan korban jiwa dua orang, yakni Yanita Octavilozy dan William Maleaki.
Menanggapi hal itu, Komite Sekolah SD Negeri 141 Pekanbaru Rostami mengatakan, tembok sekolah tersebut merupakan bangunan yang dananya dipungut dari walimurid.
"Kita bangun tembok pagar itu tahun 2016. Namun dalam sebulan ini kondisinya miring," kata Rostami kepada Okezone, Rabu (14/11/2018).
Kondisi tembok miring ini rencananya memang akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Namun, ia mengaku belum sempat mengirimnya karena ada kendala.
Pantauan Okezone di lapangan, tembok yang roboh itu memang berada di tepi jalan. Tembok yang runtuh itu ambruk menutupan badan jalan.
Sebelum roboh, tembok pagar setinggi 2 meter itu oleh warga diberikan tulisan "Awas Tembok Ini Mau Roboh". Namun tidak ada respon dari pihak sekolah
"Bangun awalnya tembok itu pagar besi saja. Namun karena gampang dipanjat anak anak, saya sebagai pihak komite meminta pendapat wali murid. Gimana kalau buat pagat beton. Akhinya mereka mau dna kita bangun. Usia pagar itu sudah dua tahun. Faktor miring mungkin karena rembesan air. Kalau kita bangunnya sesuai standar," imbuhnya.
Diketahui, musibah robohnya pagar SD 141 yang berada di Jalan
Tengku Bay Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru
terjadi pagi tadi. Dalam musibah ini, sebanyak tujuh orang luka. Dua
orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Mileem Maleaki siswa kelas 1B
SDN 141 dan Yanita (17) siswa SMU 14 Pekanbaru yang sedang mengantar
adiknya sekolah.
(okezone.com)
Pendidikan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se