- Home
- Pendidikan
- Kurikulum Antikorupsi Diajarkan Sejak Dini pada Anak PAUD
Pendidikan
Kurikulum Antikorupsi Diajarkan Sejak Dini pada Anak PAUD
Sabtu, 15 Des 2018 10:43
JAKARTA - Pemerintah akan membangun budaya antikorupsi sejak pendidikan anak usia dini. Melalui program Saya Anak Antikorupsi (disingkat SAAK) pemerintah ingin budaya antikorupsi dipelajari di sekolah.
Inspektur Jenderal Kemendikbud Muchlis Rantoni Luddin mengatakan, program ini untuk mewujudkan budaya antikorupsi di kalangan pelajar. Menurut dia, program ini di mulai sejak pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah.
"Mudah-mudahan program ini bisa berjalan baik dan anak-anak beserta seluruh warga sekolah bisa bahu membahu dengan kami untuk memulai berkontribusi membangun budaya antikorupsi," harap Muchlis saat peluncuran SAAK di Jakarta.
Muchlis menjelaskan, visi program SAAK adalah menanamkan nilai antikorupsi kepada generasi muda dengan sembilan nilai antikorupsi, kesederhanaan, kegigihan, keberanian, kerja sama, kedisiplinan, keadilan, kejujuran, bertanggung ja wab, dan kepedulian.
Misi lainnya adalah menumbuh kembangkan kebiasaan baik sebagai bentuk pendidikan karakter. Jika budaya korupsi bisa tumbuh sejak dini, dia berharap generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter pun akan semakin banyak tercipta.
"Kami memiliki misi memperkuat ketakwaan generasi muda kepada Tuhan dan kepada Tanah Air," ucapnya.
Dia berharap akan semakin banyak agen antikorupsi yang tumbuh melalui program SAAK ini.
Sebab, mereka diharap akan melakukan sosialisasi pencegahan korupsi di lingkungan satuan pendidikan, membentuk budaya komunitas antikorupsi di lingkungan satuan pendidikan, membentuk komunitas antikorupsi di kelompok peserta didik, dan mendukung gerakan SAAK melalui kegiatan ekstrakurikuler.
SAAK ini merupakan bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang digaungkan Kemendikbud. "Program ini dimaksudkan untuk mem bangun budaya anti korupsi.
Kemendikbud bersama KPK mulai memasyarakatkan secara massal, terutama dibantu oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi di satuan pen didikan," paparnya.
Sebagai tanda diluncurkannya program "Saya Anak Anti - korupsi", Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan didampingi Inspektur Jenderal Kemendikbud Muchlis Rantoni Luddin serta pejabat eselon II Inspektorat Jenderal dan Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud menyematkan selendang SAAK kepada perwakilan siswa.
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan berharap, para siswa dapat menjadi agen antikorupsi di sekolah masing-masing. "Harus dipegang terus dan yang paling utama jadilah agen-agen perubahan dengan mengedepankan antikorupsi," pesan Basaria.
Basaria mengatakan, budaya antikorupsi memang harus dibangun sejak dini sehingga ma syarakat nantinya bisa dengan mudah menolak tawaran korupsi. Menurut dia, berdasarkan hasil penelitian apabila tidak terjadi korupsi di Indonesia, sekolah gratis bisa diterapkan di seluruh Indonesia hingga jaminan kesehatan gratis pun dapat terlaksana.
Sayangnya, korupsi sudah me rambah dengan hebat ke seluruh sendi bangsa dan membuat Indonesia sulit berkembang. Basaria pun ingin gaung SAAK tidak hanya di awal, melainkan harus dilakukan secara nyata dan terus-menerus.
Contoh gampang sikap antikorupsi, kata Basaria, adalah memulai
belajar dengan baik dengan tidak mencontek. "Siswa yang karakternya baik
adalah siswa yang memiliki nilai antikorupsi di dalam kehidupan,"
katanya.
(okezone.com)
Pendidikan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se