- Home
- Pendidikan
- Lakukan Survei, Peneliti Dari ITB Temui Fakta Baru soal Gempa Palu
Kampus
Lakukan Survei, Peneliti Dari ITB Temui Fakta Baru soal Gempa Palu
Jumat, 23 Nov 2018 16:39
JAKARTA - Tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan join survei ke lokasi bencana yang berada di Palu, Sulawesi Tengah pada 13-18 November 2018 lalu. Pada penelitian kali ini ITB bekerja sama dengan Pusat Studi Gempa Bumi (PusGen), Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Kementerian PUPR, Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI), dan Geotechnical Extreme Event Reconnaissance (GEER) dari Amerika.
Tim peneliti ITB yang mengikuti survei ialah Ketua KK Geoteknik ITB, Masyhur Irsyam dan dari Pusat Penelitian Mitigasi Bencana (PPMB) ITB, Nuraini Rahma Hanifa. "Tujuan survei kali ini adalah untuk memahami fenomena likuifaksi yang terjadi pada gempa Palu 2018. Kemudian memahami penyebab ground failure dan extreme ground displacement di Balaroa, Petobo, Jono Oge, Lolu, dan Sibalaya," ujar Masyhur Irsyam, dikutip dari situs ITB, Jakarta, Jumat (23/11/2018).
"Melakukan investigasi kondisi geoteknik di daerah-daerah tersebut, mengupdate progress dan mengumpulkan data penyelidikan tanah yang telah berjalan selama ini, mengajak ahli-ahli geoteknik setempat, nasional dan luar negeri untuk bertemu dan berdiskusi di lapangan, serta memperkuat jaringan penelitian di dalam dan luar negeri," ujar Masyhur.
Pada survei ini ditemukan bahwa mekanisme likuifaksi yang terjadi berbeda-beda, meskipun ada kemiripan di Petobo, Jono Oge, Lolu dan Sibalaya, serta lokasi-lokasi tersebut dekat dengan secondary fault. Sedangkan di Balaroa terletak dekat main fault Palu Koro dan kemungkinan fenomena yang terjadi di Balaroa berbeda dibandingkan dengan empat tempat lainnya.
Keberadaan primary fault Palu Koro sudah dipetakan, sedangkan secondary fault ini perlu diinvestigasi lebih lanjut. "Dari temuan lapangan, di perkiraan likuifaksi terjadi di semua kondisi extreme di atas," tambah Masyhur.
Anggota survei yang terlibat terdiri atas Sukirman (Universitas Tadulako), Widjojo Adi Prakoso (UI/HATTI), Paulus Pramono Rahardjo (UNPAR/HATTI), Idrus M. Alatas (HATTI), Didiek Djarwadi (HATTI), Dandung Sri Harninto (HATTI) serta mitra Internasional dari GEER yaitu Joe Wartman (University of Washington), Ben Mason (Oregon Sate University/ Team Leader), Aaron Galiant (University of Maine), Jack Montgomery (Auburn University), Daniel Hutabarat (alumni Teknik Sipil ITB). Selain itu juga Ramli Nazir dari Universiti Teknologi Malaysia.
Saat ini, dijelaskan Nuraini Rahma Hanifa dari PPMB-ITB, tim
sedang menyusun laporan bersama, dan merencanakan penelitian lanjut yang
lebih detail dengan melibatkan praktisi maupun mahasiswa program
doktor. Juga akan melibatkan promotor yang dikenal luas secara
international sebagai ahli likuifaksi, termasuk ahli geoteknik dari
Jepang melalui kerjasama pemerintah dengan JICA.
(okezone.com)
Pendidikan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se