- Home
- Pendidikan
- .Layak Dicontoh, Pemkab Brebes Larang Plastik di Kantin Sekolah
pendidikan
.Layak Dicontoh, Pemkab Brebes Larang Plastik di Kantin Sekolah
detik.com
Rabu, 02 Okt 2019 15:04
Larangan penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan dan minuman ini tertuang dalam Peraturan Bupati Brebes nomor 57 tahun 2019 tentang Pedoman Pengurangan Sampah Plastik Berbasis Masyarakat.
"Dengan berlakunya Perbup ini, kita mulai galakan pengurangan sampah dari sumbernya. Di lingkungan sekolah, kantin dilarang menggunakan plastik untuk membungkus makanan dan minuman," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes, Edi Kusmartono saat ditemui di kantornya, Rabu (2/10/2019).
Siswa SMPN 1 Brebes makan menggunakan takir dari kertas. Foto: Imam Suripto/detikcom |
Melalui Perbup ini, Edi berharap, sekolah yang ada di Brebes segera menindaklanjutinya agar produksi sampah plastik bisa berkurang. Sekolah diminta membuat aturan terkait larangan penggunaan plastik di lingkungan masing-masing.
Dua SMP yang dimaksud adalah SMP Negeri 1 Jatibarang dan SMP Negeri 1 Brebes. Dua sekolah ini menerapkan larangan penggunaan plastik dengan cara berbeda.
Aturan yang diterapkan di SMP Negeri 1 Jatibarang adalah dengan mewajibkan siswa siswi membawa alat makan seperti gelas dan piring dari rumah. Kepala SMP Negeri 1 Jatibarang, Sri Yuliati menjelaskan, alat makan itu dipakai untuk wadah dan setelah selesai makan, alat harus dibersihkan dan disimpan kembali.
Foto: Imam Suripto/detikcom |
Sedangkan untuk SMP Negeri 1 Brebes, pengurangan sampah plastik diimplementasikan dengan melarang kantin sekolah membungkus makanan dan minuman dengan wadah plastik. Sebagai pengganti, kantin harus membuat takir (wadah makanan) dari kertas. Sementara untuk minuman, menggunakan kantin menggunakan gelas kertas.
"Sejak awal masuk ke sekolah ini, kami sempat prihatin. Setiap hari sampah bekas makanan terus menumpuk setiap hari. Kami bicarakan dengan guru-guru, akhirnya disepakati kantin di sini pakai takir untuk wadah makanan. Minumannya pakai cup dari kertas. Semuanya bahan organik yang mudah terurai," terang Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Dharma Suhaeri.
Trump: Minyak Habis dalam 4 Pekan Jika Hormuz Ditutup
Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan cadangan minyak dunia berpotensi habis dalam waktu sekitar empat minggu apabila Selat Hormuz tetap ditutup. Menurutnya, pembu
Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono Ingatkan Waspada Disinformasi dan Upaya Pecah Belah Bangsa
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono, baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat Indonesia. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai upaya p
Prabowo Janji Beri Dukungan ke Timnas Indonesia agar Lolos Piala Dunia 2030
Presiden Prabowo Subianto memastikan akan memberikan dukungan kepada Timnas sepak bola Indonesia agar dapat lolos dan berlaga di Piala Dunia 2030. Dia berjanji akan mendukung semua program PSSI terkai
TNI AL Usulkan Nama Gajah Mada atau Soedirman untuk Kapal Induk Indonesia Pertama
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah mengajukan dua nama tokoh bersejarah untuk kapal induk pertama Indonesia. Usulan ini mencakup Gajah Mada dan Jenderal Soedirman, dua figur yang
SPPG Diminta Satgas MBG Ambil Telur dan Daging dari Koperasi Peternak Unggas Jawa Tengah
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Jawa Tengah sepakat bakal menyerap telur dan daging ayam dari para peternak unggas Jateng selama dua kali dalam seminggu. Kesepakatan
Siswa SMPN 1 Brebes makan menggunakan takir dari kertas. Foto: Imam Suripto/detikcom
Foto: Imam Suripto/detikcom