- Home
- Pendidikan
- Mau Jago Berbahasa Inggris? Coba Main Game Besutan Mahasiswa Ini
Kampus
Mau Jago Berbahasa Inggris? Coba Main Game Besutan Mahasiswa Ini
Senin, 19 Nov 2018 16:34
JAKARTA Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berkomitmen meningkatkan kemampuan dalam pelafalan kata berbahasa Inggris.
Dengan mengusung genre arcade, permainan ini ditujukan untuk mendukung proses belajar Bahasa Inggris secara aktif dan menyenangkan.
Membawa inovasi berupa teknologi speech recognition (pengenal suara) Ilham Cahya Suherman, Reno Bahelwan Miazaki, dan Firman Maulana bertekad membuat media untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris masyarakat.
Dengan menggunakan teknologi tersebut, kontrol permainan ada pada kata yang diucapkan oleh penggunanya, sehingga, permainan ini lebih interaktif karena menggunakan komunikasi dua arah dengan penggunanya.
"Kita butuh hal baru, terlebih media pendukung yang ada saat ini masih bersifat pasif," jelas Ilham seperti dikutip laman ITS, Jakarta, Senin (19/11/2018).
Dalam game ini, karakter utama adalah Radis, si burung Cendrawasih, Tigris, si harimau Jawa, dan Reno, si badak bercula satu. Permainan dimenangkan ketika pemain mengalahkan musuh berupa monyet. Pemain harus mengucapkan dengan benar setiap kata yang tertera pada layar sesuai dengan warna bulatan pada monyet.
"Pronounciation (pelafalan) kata harus benar, dengan begitu, pengguna bisa belajar untuk berbicara dalam Bahasa Inggris," jelasnya.
Dia juga menambahkan dengan jenis arcade yang tidak berfokus pada cerita, permainan dapat merangsang otak agar berpikir kreatif dalam memecahkan masalah.
Selain itu, mahasiswa yang gemar membaca itu menambahkan, pemain juga dapat melatih kemampuan berpikir analitis. Sebab, permainan yang mereka kembangkan juga mengusung elemen strategi untuk bisa mengalahkan lawan. "Intinya ada berbagai macam musuh dan banyak kekuatan yang bisa digunakan oleh pemain," jelasnya.
Di bawah bimbingan Nisfu Asrul Sani SKom MSc dari Departemen Sistem Informasi, mereka menargetkan kalangan siswa tingkat pertama Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai pengguna. Berbasis Windows 10, permainan yang dikembangkan ini disesuaikan dengan sub topik pada silabus mata pelajaran Bahasa Inggris.
"Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bisa dimainkan oleh khalayak umum," tambah mahasiswa kelahiran Malang tersebut.
Sempat terkendala perbedaan jadwal kuliah, tim ini mampu menyelesaikan aplikasi permainan tersebut dalam kurun waktu tiga bulan. Usai mendapatkan perunggu dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) ke-11, Ilham dan tim ingin segera mengimplementasikan permainan tersebut sebagai media pendukung pembelajaran di sekolah.
"Selain itu ini juga bentuk usaha kami untuk mengharumkan nama ITS," pungkas pendiri Game Developer Sepuluh Nopember tersebut.
(okezone.com)
Pendidikan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se