Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Ciptakan Pesawat Tanpa Awak, Mahasiswa UGM Raih Medali Emas

kampus

Ciptakan Pesawat Tanpa Awak, Mahasiswa UGM Raih Medali Emas

Jumat, 27 Apr 2018 09:23
UGM
Mahasiswa UGM raih medali emas berkat rakit pesawat tanpa awak.

JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UMG) sukses membawa pulang medali emas dalam ajang Indonesian International Invention Festival (I3F) 2018. Medali itu diambil oleh Tim Ugrasena, Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT).

Tim Ugrasena, GMAT sukses menjadi yang terbaik dalam kategori Teknologi. Pasalnya, ajang yang berlangsung di Kota Malang pada 19-20 April 2018, diikuti lebih dari 70 tim dari berbagai instansi dan perguruan tinggi di Indonesia. Mereka membawa berbagai protoype inovasi yang dibuat.

Kesuksesan Tim Ugreasena UGM meraih medali emas tidak lain berkat inovasi produk wahana terbang berupa UAV (Unmanned Aaerial Vehicle). Pembimbing Tim Ugrasena, Catur Atmaji, S.Si, M.Cs., menjelaskan ada beberapa inovasi yang diciptakan pada pesawat tanpa awak ini. Catur menjelaskan salah satu inovasi tersebut terletak pada penerbangan tiga UAV sekaligus dengan hanya satu pengendali jarak jauh saja. Konsep inovasi yang dinamai Ugrasena Flight Group ini membuat tiga pesawat UAV dapat dikendalikan satu orang sekaligus dengan rute terbang yang telah ditentukan.

Lebih lanjut Catur menjelaskan teknologi UAV Flight Group memiliki basis sistem komunikasi yang berbeda dari UAV pada umumnya. Satu pesawat UAV akan menjadi master sistem dari dua pesawat lainnya. Dua pesawat lainnya akan dikendalikan secara otomatis sesuai rute dan target yang ingin dituju oleh seorang pengendali. Ia menambahkan masalah yang dihadapi saat ini adalah minimnya jumlah pengendali UAV yang ada. Pasalnya, perlu keterampilan khusus untuk mengendalikan sebuah UAV sehingga tidak banyak orang yang memiliki keahlian tersebut.

"Melalui teknologi Ugrasena Flight Group ini satu orang pengendali dapat menggerakan tiga pesawat UAV sekaligus lewat satu kontrol sehingga minimnya jumlah pengendali UAV dapat diatasi," jelas Catur, seperti dikutip Kamis (26/4/2018). 

Giodeliva Kintan (Elins 2016), salah satu anggota tim, menyebutkan melalui penerbangan tiga pesawat sekaligus ada beberapa kelebihan yang dimiliki Ugrasena Flight Group. Salah satu kelebihan yang dimaksud Kintan adalah pesawat karya timnya tersebut mampu menjangkau tempat yang jangkauannya luas secara bersamaan. Masing-masing pesawat dapat berpencar dan mengirim komunikasi dari area yang diawasi.

"Jangkauannya yang luas membuat Ugrasena Flight Group ini sangat cocok untuk misi kebencanaan dan kedaruratan," tutur Kintan.

Berfokus sebagai solusi pertolongan pertama terhadap evakuasi pada daerah dengan medan yang sulit dijangkau, Ugrasena Flight Group juga mampu membawa beban barang dalam pesawatnya dengan maksimal berat tiga kilo. "Kemampuan tersebut dapat digunakan untuk mengirim P3K lebih cepat untuk menangani kejadiaan kedaruratan seperti pendaki yang hilang di hutan," terang Kintan.

Berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan Tim Ugrasena melalui Ugrasena Flight Group tak pelak membuat karya tersebut menjadi juara di I3F 2018. Meski demikian, anggota tim lainnya, Ray Saputra (Teknik Mesin 2018) mengatakan hasil tersebut tidak diperoleh dengan mudah. Pembuatannya yang dilakukan empat divisi yang berbeda menuntut kerja sama dan koordinasi yang ketat untuk menyelesaikan Ugrasena Flight Group.

"Memakan waktu kurang lebih dua bulan hasil kerja Tim Ugrasena akhirnya meraih hasil yang maksimal dalam I3F 2018. Harapannya nanti Ugrasena Flight Group dapat terus dikembangkan sehingga tetap dapat memberikan manfaat," pungkas Ray.

(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.