Kamis, 11 Jun 2026

Pendidikan

Darmin Kritik Kurikulum SMK di Indonesia

Rabu, 05 Des 2018 15:46
Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan keinginan pemerintah untuk arah pendidikan vokasi. Menurut Darmin, pendidikan vokasi Indonesia masih belum efektif.

Darmin menyoroti kurikulum SMK yang menurutnya masih belum bisa fokus membuat muridnya memiliki keahlian. Menurutnya, kurikulum di Indonesia terlalu banyak mengajarkan keahlian, daripada membuat ahli.

"Dia (murid) terlalu diajar banyak, tapi sedikit-sedikit, ya tidak bisa juga. Begitu dites, ngelas sedikit bisa tapi begitu bongkar motor, apa-apa nggak ngerti lagi," ujar Darmin dalam paparannya pada acara Rembuk Pendidikan Kejuruan SMK 2018, di Pullman Hotel Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Darmin juga menyampaikan bahwa menurut Presiden biaya SMK terlalu mahal. "SMK di mata Presiden terlalu mahal, 3 tahun hanya dapat ijazah sangat terlalu mahal," ujarnya.

Darmin mengusulkan agar sekolah-sekolah vokasi, khususnya SMK bisa menggunakan modul khusus. Modul tersebut berisi kurikulum yang fokus membuat murid memiliki kompetensi yang lebih baik.

"Maka misal modul bikin rumah, tahun pertama dia dapat kompetensi bikin pintu dan jendela. Kemudian, tahun kedua barangkali nambah jadi kompetensi pasang pondasi, kemudian ada urusan, air, listrik kemudian pasang dinding sama atap," jelas Darmin.

Darmin menyimpulkan apabila sekolah vokasi sistem kurikulumnya dengan modul, tamatan SMK sudah dipastikan siap untuk berkerja. Bahkan, membuka lapangan kerja sendiri.

"Kalau tamat dia punya ijazah 5 standar kompetensi misalnya, masa nggak bisa kerja kayak gitu? Kalaupun nggak bisa kerja, tapi bisa lah bikin (lapangan) kerja," ungkapnya.


(detik.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.