Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Diduga Ada Pilih Kasih Atas Bantuan Beasiswa, Pemkab Rohil Didemo Mahasiswa

Diduga Ada Pilih Kasih Atas Bantuan Beasiswa, Pemkab Rohil Didemo Mahasiswa

Admin
Rabu, 28 Okt 2020 13:09
Riausky.com

ROHIL  - Kecewa atas kebijakan yang dilakukan Pemkab Rohil. Akhirnya puluhan  mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Mess Pemkab Rohil, Selasa (27/10/20). 

Unjuk rasa yang dilakukan Mahasiswa tersebut terkait dengan bantuan beasiswa yang diduga ada pilih kasih atau tembang pilih terhadap mahasiswa yang mendapat bantuan.

Dalam orasinya, salah satu perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Rohil Menggugat mengatakan di depan Kabag Kesra dan lembaga baznas. Bahwa ada beberapa orang mahasiswa yang mendapat bantuan beasiswa baik dari Kesra maupun dari Baznas diduga ada pilih kasih atau tebang pilih terhadap mahasiswa Rohil. Apa yang dilakukan lembaga Pemkab Rohil tidaklah sewajarnya.

"Kami dari mahasiswa meminta kepada Pemkab Rohil untuk transparan  terhadap dana yang ada di Kesra dan Bazanas. Yang laporan pertanggung jawabannya untuk tahun 2020 ini. Kami juga menuntut pernyataan sikap atau kesepakatan antara pihak mahasiswa dan pihak Baznas yang telah di sepakati pada tanggal 6 oktober 2020 yang lalu," ucap salah satu perwakilan Mahasiswa Rohil.

Sementara itu, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik menghimbau kepada para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa secara tertib dalam menyampaikan aspirasinya.

"Ya menyampaikan aspirasi itu boleh saja sudah diatur oleh undang undang, siapa saja boleh menyampaikan aspirasinya dihadapan umum secara baik dan teratur dan jangan melakukan unjuk rasa secara anarkis sehingga menyebab kerugian. Pada intinya, kami siap mengawal dan mengamakan aksi selama itu tidak tidak melanggar hukum," katanya.

"Dan saya mengingat para mahasiswa yang sedang melakukan aksi supaya mematuhi protokol kesehatan. Supaya kita semua tidak terdampak nanti dengan virus corona yang sedang melanda negeri kita," ungkap Kapolres di hadapan pada pendemo.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH mengatakan untuk pengamanan selama aksi yang dilakukan para mahasiswa, polres rohil menerjunkan 150 personil terdiri dari terdiri dari Polres dan gabungan Polsek sebanyak 100 orang, Brimob Detasemen B Manggala Junction 15 Personil, TNI 15 Personil dan Satpol PP 20 personil.

Dijelas Juliandi, bahwa Polres Rokan Hilir tidak akan pernah mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait unjuk rasa atau demontrasi mengingat dalam masa pandemi covid-19 sekarang ini.

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.