- Home
- Pendidikan
- Fakta-fakta Perusakan Baliho di Pekanbaru yang Bikin SBY Sedih
Peristiwa
Fakta-fakta Perusakan Baliho di Pekanbaru yang Bikin SBY Sedih
Sabtu, 15 Des 2018 14:45
SBY menerima laporan telah terjadi perusakan terhadap baliho, spanduk, hingga bendera PD di Pekanbaru pada Sabtu (15/12/2018) sekira subuh tadi.
Dengan mata berkaca-kaca, SBY menegaskan bukan kompetitor Joko Widodo dan dirinya merasa diinjak-injak atas perusakan tersebut.
Berikut fakta-fakta perusakan baliho SBY:
Baliho SBY Dibuang ke Parit
Baliho selamat datang SBY serta bendera hingga spanduk Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau, dirusak orang tak dikenal. Bendera dan baliho ini dirusak dan dibuang ke parit.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hadir di Pekanbaru dalam rangka kunjungan kerja sejak Jumat (14/12). Pagi tadi, SBY bersama elite PD menyusuri jalan mengecek kondisi ini.
SBY melihat ada banyak bendera dan baliho yang rusak di jalan, juga dibuang ke dalam parit. Pihak PD menduga perusakan ini dilakukan pada Sabtu (15/12/2018) dini hari.
SBY Kecewa, Sedih dan Terinjak-injak
SBY tampak kecewa melihat bendera dan baliho PD dirusak. SBY menegaskan dirinya bukan kompetitor Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
"Saya ini bukan capres, saya tidak berkompetisi dengan Bapak Presiden Jokowi. Saya sebagai pemimpin Partai Demokrat berikhtiar, berjuang, dengan cara-cara yang baik, yang amanah, sesuai dengan yang diatur dalam konstitusi dan UU, tapi kenyataan ini yang kami dapatkan,"
Dia meminta pengurus DPD PD Riau dan Pekanbaru agar seluruh atribut PD yang terpasang segera diturunkan. "Lebih baik kita mengalah dan diturunkan daripada kita menyaksikan bendera kita, baliho-baliho yang tidak bersalah, dirobek, diturunkan, diinjak-injak, dibuang ke selokan. Sama dengan menginjak-injak saya, merobek saya, dan membuang saya ke selokan. Lebih baik kita mengalah, turunkan semua, hari ini," ucapnya.
Timses Jokowi Sangkal SBY
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyayangkan pernyataan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membawa-bawa nama capres petahana itu dalam masalah perusakan baliho dan bendera partainya. TKN Jokowi-Ma'ruf menilai hal itu tidak bijaksana.
"Saya menyayangkan jika Pak SBY menyebutkan kata-kata itu," ujar jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Sabtu (15/12/2018).
Menurut Ace, pernyataan presiden ke-6 RI itu seolah-olah menuding Jokowi. Padahal itu sekadar asumsi belaka.
Tim Prabowo Tuding Kubu Jokowi
BPN Prabowo-Sandiaga menduga perusakan itu dilakukan oleh kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Patut diduga seperti pernyataan Pak SBY, ini mengindikasikan dilakukan oleh kubu sebelah," ujar juru bicara Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Sabtu (15/12/2018).
Bukan tanpa alasan Andre menduga perusakan itu dilakukan pendukung capres nomor urut 01. Dia menyinggung peristiwa penghadangan terhadap Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Neno Warisman, yang juga terjadi di Pekanbaru, Riau, saat hendak menghadiri deklarasi tagar 2019 ganti presiden.
"Inilah penyakit kubu sebelah. Kita masih ingat kasus Neno Warisman itu, di Riau juga, Pekanbaru, Mbak Neno nggak boleh turun dari pesawat oleh orang-orang yang katanya terindikasi pendukung Pak Jokowi," katanya.
Pelaku Ditangkap Polisi
Polisi menyelidiki kasus perusakan baliho selamat datang SBY, spanduk hingga bendera Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau. Seorang pria terduga pelaku sudah diamankan.
"Ada satu yang diamankan diduga pelaku, sementara dilakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (15/12/2018).
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo juga menyampaikan hal senada. Dedi menyatakan, Polri langsung bergerak mengusut usai Sekjen DPD PD Provinsi Riau Edi A Muhammad Yatim melakukan pelaporan ke Polresta Pekanbaru dengan nomor laporan LP 1110/ XII/ 2018/ SPKT unit I Polresta PKU.
Terduga pelaku bernama Heryd Swanto (22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekitar pukul 01.45 WIB.
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se