Selasa, 21 Apr 2026

Kampus

Ganti Plonco dengan Pengetahuan Pancasila saat MOS

Kamis, 30 Jul 2015 15:14
Okezone
Wakil Ketua MPR RI Mahyudin memberikan pembekalan Pancasila kepada peserta MOPD di Sekolah AMEC Depok.
DEPOK-Kemendikbud melarang tegas bentuk perploncoan dalam kegiatan masa orientasi siswa (MOS). Sekolah lebih baik mengisinya dengan pembekalan Pancasila.

Bahkan, peserta Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) di sekolah Al-Ma'mun Education Center (AMEC) Bojongsari, Depok, mendapat pengetahuan tersebut langsung dari Wakil Ketua MPR RI Mahyudin. Pembekalan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tersebut diberikan kepada siswa kelas VII dan X.

"Generasi muda harus lebih perhatikan, bangsa kita hampir 70 tahun. Kalian generasi penerus pemimpin bangsa. Kalau mau menghancurkan bangsa Indonesia tak usah diserang dengan bom, cukup generasi muda tidak cinta bangsa sendiri, maka negara bisa hancur," ujar Mahyudin di Sekolah AMEC, Depok, Kamis (30/7/2015).

Mahyudin menambahkan, sosialisasi empat pilar sesuai dengan UU 17/2014 UU. Seperti dulu, lanjutnya, tiap sekolah diberikan penataran P4.

"Di sini siapa yang mau jadi anggota dewan? Gajinya besar, lho, Rp50 juta sebulan bawa pulang. Tapi jangan jadi anggota dewan yang datang duduk dan diam," tukasnya.

Dia mengaku miris mengingat banyak anak muda yang tidak memahami nilai dan butir-butir Pancasila. Bahkan banyak juga yang tidak hafal Pancasila.

"Para pelajar perlu paham soal Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika serta sistem ketatanegaraan," jelas Mahyudin.

Direktur Sekolah AMEC Ma'mun Ibnu Ridwan mengatakan, setelah sosialisasi empat pilar bernegara dan berbangsa ini para akan siswa diminta membuat makalah dari pemahaman empat pilar yang diberikan. Tidak hanya dengan MPR, sekolah juga bekerjasama dengan lembaga lain seperti kepolisian dan BNN. Kemudian, masa MOPD di sekolah itu ditutup dengan menanam tanaman obat dan tanaman herbal bersama siswa.

"Selama tiga hari MOPD ditutup dengan menanam tanaman herbal dan obat seperti kunyit, jahe, lengkoas, didampingi Dinas Pertanian," imbuhnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 09:00

    PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho

  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.