Jumat, 05 Jun 2026

Kampus

Ganti Plonco dengan Pengetahuan Pancasila saat MOS

Kamis, 30 Jul 2015 15:14
Okezone
Wakil Ketua MPR RI Mahyudin memberikan pembekalan Pancasila kepada peserta MOPD di Sekolah AMEC Depok.
DEPOK-Kemendikbud melarang tegas bentuk perploncoan dalam kegiatan masa orientasi siswa (MOS). Sekolah lebih baik mengisinya dengan pembekalan Pancasila.

Bahkan, peserta Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) di sekolah Al-Ma'mun Education Center (AMEC) Bojongsari, Depok, mendapat pengetahuan tersebut langsung dari Wakil Ketua MPR RI Mahyudin. Pembekalan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tersebut diberikan kepada siswa kelas VII dan X.

"Generasi muda harus lebih perhatikan, bangsa kita hampir 70 tahun. Kalian generasi penerus pemimpin bangsa. Kalau mau menghancurkan bangsa Indonesia tak usah diserang dengan bom, cukup generasi muda tidak cinta bangsa sendiri, maka negara bisa hancur," ujar Mahyudin di Sekolah AMEC, Depok, Kamis (30/7/2015).

Mahyudin menambahkan, sosialisasi empat pilar sesuai dengan UU 17/2014 UU. Seperti dulu, lanjutnya, tiap sekolah diberikan penataran P4.

"Di sini siapa yang mau jadi anggota dewan? Gajinya besar, lho, Rp50 juta sebulan bawa pulang. Tapi jangan jadi anggota dewan yang datang duduk dan diam," tukasnya.

Dia mengaku miris mengingat banyak anak muda yang tidak memahami nilai dan butir-butir Pancasila. Bahkan banyak juga yang tidak hafal Pancasila.

"Para pelajar perlu paham soal Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika serta sistem ketatanegaraan," jelas Mahyudin.

Direktur Sekolah AMEC Ma'mun Ibnu Ridwan mengatakan, setelah sosialisasi empat pilar bernegara dan berbangsa ini para akan siswa diminta membuat makalah dari pemahaman empat pilar yang diberikan. Tidak hanya dengan MPR, sekolah juga bekerjasama dengan lembaga lain seperti kepolisian dan BNN. Kemudian, masa MOPD di sekolah itu ditutup dengan menanam tanaman obat dan tanaman herbal bersama siswa.

"Selama tiga hari MOPD ditutup dengan menanam tanaman herbal dan obat seperti kunyit, jahe, lengkoas, didampingi Dinas Pertanian," imbuhnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 16:40

    Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:36

    Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6

    TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:35

    Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:01

    Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali

    Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo

  • Jumat, 05 Jun 2026 13:57

    Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya

    Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.