Jumat, 05 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Guru Tampar Siswi gegara Selfie, Ratusan Siswa SMAN 1 Cicurug Demo

Pendidikan,

Guru Tampar Siswi gegara Selfie, Ratusan Siswa SMAN 1 Cicurug Demo

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 26 Agu 2025 16:22
Berita satu.com
Dunia pendidikan kembali diguncang oleh dugaan kekerasan fisik dan psikologis yang dilakukan seorang guru SMAN 1 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terhadap siswi perempuan. Kasus ini mencuat setelah korban diduga ditampar dan dipaksa sujud karena mengunggah foto selfie bersama gurunya ke media sosial.

Insiden tersebut diduga memicu persoalan dalam rumah tangga sang guru. Untuk meredam masalah, guru itu menyusun skenario video seolah korban diberi sanksi. Namun, dalam proses perekaman, guru tersebut justru benar-benar melakukan kekerasan.

“Guru itu merasa tidak nyaman dengan situasi keluarganya akibat foto yang beredar. Lalu dibuatlah skenario video seakan siswa diberi sanksi, tetapi dalam prosesnya, malah terjadi pemukulan,” jelas Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Cicurug, Nurjaka, Selasa (26/8/2025).

Korban disebut mendapat tekanan untuk tidak membocorkan kejadian ini. Ia bahkan diancam dikeluarkan (DO) dari sekolah apabila tidak mengikuti permintaan guru, termasuk pembuatan video kedua yang melibatkan guru BK.

Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melayangkan protes kepada pihak sekolah. Keesokan harinya, mediasi digelar di ruang Bimbingan Konseling bersama wali kelas, ketua kelas, dan guru bersangkutan.

Meski pertemuan yang difasilitasi pihak kecamatan dan Polsek Cicurug menghasilkan kesepakatan damai pada Sabtu (23/8/2025), kabar tersebut tetap menyebar luas di media sosial tanpa menyebutkan adanya perdamaian. Hal ini memicu kemarahan dari kalangan siswa.

Senin (25/8/2025), ratusan siswa SMAN 1 Cicurug menggelar aksi damai di halaman sekolah. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Stop Kekerasan Atas Nama Pendidikan” dan “No Woman Deserves To Be Abused” sebagai bentuk solidaritas terhadap korban dan penolakan terhadap kekerasan di sekolah.

Pihak sekolah menyatakan proses belajar mengajar kembali normal. Namun, guru yang terlibat akan segera dipanggil oleh Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 16:40

    Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:36

    Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6

    TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:35

    Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:01

    Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali

    Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo

  • Jumat, 05 Jun 2026 13:57

    Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya

    Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.