- Home
- Pendidikan
- Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21
Pendidikan
Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21
Jumat, 18 Jan 2019 10:59
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng DKI Jakarta sebagai kota pertama dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Supriano mengatakan, kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta ini adalah sebagai bagian dari penanganan bersama terhadap masalah pendidikan. Khususnya guru dan tenaga kependidikan harus diberikan pelatihan abad ke-21.
"Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dimana nota kesepahaman ini adalah upaya untuk menjawab bahwa masalah pendidikan harus ditangani bersama-sama, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, termasuk masyarakat," katanya seusai penandatanganan nota kesepahaman tentang PKB bagi Guru, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan di Balai Kota DKI Jakarta kemarin.
Supriano menerangkan, pendanaan bagi pelatihan ataupun penguatan kompetensi guru bisa menggunakan APBD, namun tetap dengan kontrol dari Kemendikbud. Sementara itu, materi atau kurikulum pelatihan masih akan dipasok dari Kemendikbud berikut instrukturnya. Nantinya juga sertifikatnya akan memakai sistem E-Sertifikat dengan barcode sebagai kode keamanannya. Menurut Supriano, kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain. Khususnya dalam peningkatan mutu, melalui pelatihan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan.
"Ini kita bisa selesaikan bersama-sama, dan mudah-mudahan ini menjadi pendorong bagi daerah-daerah lain agar kita bisa melakukan kerjasama dan bisa sharing anggaran untuk proses peningkatan mutu, terutama melalui pengawas dan kepala sekolah," terangnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi Kemendikbud atas kerjasama yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan. Dia mengatakan bahwa pemerintah memiliki kepentingan untuk meningkatkan kompetensi guru yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Dia tidak ingin siswa kini hidup di abad ke-21, namun gurunya hanya menguasai kompeten si abad ke-20. "Jika institusi pendidikan tidak menjadi garda terdepan dalam perubahan zaman maka kita akan tertinggal," katanya.
Mantan mendikbud ini menginginkan dari kerjasama ini mutu kepemimpinan para kepala sekolah bisa meningkat. Harapannya, ekosistem sekolah yang baik akan bisa tumbuh. Gubernur juga berharap materi-materi pendidikan guru dan tenaga kependidikan benar-benar materi yang sesuai dengan tantangan pendidikan kekinian dan memiliki unsur peningkatan kualitas kepemimpinan; bukan saja beraspek kependidikan, melainkan juga kepemimpinannya.
"Saya sangat mengapresiasi Kemendikbud telah mendukung Pemprov
DKI Jakarta untuk bisa menjalankan amanat bidang kependidikan.
Insyaallah, ini menjadi fondasi untuk kerja sama lebih jauh dengan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ungkapnya.
(Okezone.com)
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se