- Home
- Pendidikan
- Indonesia Jadi Negara Tamu di Pameran Buku Internasional Kuala Lumpur 2018
kampus
Indonesia Jadi Negara Tamu di Pameran Buku Internasional Kuala Lumpur 2018
Kamis, 26 Apr 2018 16:17
Ada yang berbeda kali ini di ajang KLIBF 2018 ini. Indonesia bersama Arab Saudi dan Kedah terpilih sebagai Negara Tamu atau Guest of Honour di ajang pameran yang bertajuk "Lakaran Karya Merentas Peradaban Bangsa". Ini bukan sekadar kehormatan, tapi juga menjadi kesempatan emas untuk terus meningkatkan posisi perbukuan dan karya kreatif Indonesia di dunia internasional sekaligus menjadi yang terdepan di Asia Tenggara, selain menjadi salah satu sarana efektif bagi diplomasi budaya Indonesia.
Seperti dikutip dari keterangan tertulis Kamis (26/4/2018), kehadiran Indonesia sebagai Negeri Tamu dalam ajang KLIBF ini tak lepas dari kerjasama solid antara Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. Kerjasama erat ini menunjukkan keseriusan yang tinggi dari pihak pemerintah maupun para penerbit buku Indonesia untuk dapat menampilkan karya-karya terbaik dalam bidang literasi.
"Sudah saatnya Indonesia giat menampilkan karya-karya literasi yang tak hanya mencerahkan Nusantara, tapi juga ASEAN dan dunia," tegas Ketua Panitia Husni Syawie
Menurut Husni, yang juga salah satu wakil ketua umum Ikapi ini, Indonesia ingin terus mempererat hubungan dengan Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya yang selama ini telah terjalin baik di bidang kreativitas, seni, budaya dan ilmu pengetahuan. "Kehadiran Indonesia pada ajang KLIBF dengan tema 'Berbagi Literatur, Berkongsi Kultur' ini akan menjadi jembatan budaya yang mengesankan bagi masyarakat literasi di ASEAN," tambahnya.
Sementara itu, menurut Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi)
Rosidayati Rozalina, KLIBF 2018 ini akan menjadi kesempatan untuk
memperkenalkan produk-produk buku maupun nonbuku Indonesia dalam bentuk
penjualan produk fisik, penjualan hak cipta, peluncuran dan promosi
produk, penampilan seni budaya, serta jumpa penulis. Rosidayati
menambahkan, KLIBF kali ini juga memperbesar promosi untuk konten
beserta aktivitas-aktivitas di dalamnya, antara lain: storytelling,
workshop ilustrator, perlombaancomic strip, diskusi buku, dan meet and
greet penulis.
Menurut
Rosidayati, yang juga menjabat Penasihat Panitia Indonesia sebagai
Negara Tamu KLIBF, penyelenggara KLIBF diharapkan juga dapat menarik
minat lebih banyak warga masyarakat Malaysia dan Indonesia dari berbagai
usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan profesi untuk mengunjungi dan
terlibat dalam pameran internasional tersebut.
(okezone.com)
Pendidikan
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama
KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil
Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos
JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni
Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok
PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr