- Home
- Pendidikan
- Kabut Asap Makin Tebal, Orangtua Murid di Kapuas Hulu Minta Sekolah Diliburkan
pendidikan
Kabut Asap Makin Tebal, Orangtua Murid di Kapuas Hulu Minta Sekolah Diliburkan
merdeka.com
Senin, 16 Sep 2019 09:09
Sejumlah orangtua murid di Kota Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) mendesak agar pemerintah daerah melalui dinas pendidikan setempat mengambil kebijakan meliburkan sekolah di wilayah tersebut. Hal ini karena kabut asap yang semakin tebal.
"Kabut asap itu semakin pekat, hal itu harus segera disikapi jangan sampai sudah ada pelajar terkena ISPA akibat kabut asap baru ada langkah," kata salah satu orang tua murid, Awang Ramlan di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu (15/9). Demikian dilansir dari Antara.
Menurut Awang, akibat kabut asap aktivitas penerbangan juga terganggu dan tidak ada pesawat terbang, karena memang kondisi cuaca akibat kabut asap sangat berbahaya.
Menurut dia, perlu ada kebijakan Bupati Kapuas Hulu terhadap dinas pendidikan melalui surat imbau atau pun sejenis agar sekolah-sekolah diliburkan, seperti halnya kabupaten lain yang terdampak kabut asap di wilayah Kalimantan Barat.
"Jadi kami sebagai orangtua murid sekaligus warga Putussibau mendesak pemerintah daerah untuk meliburkan sekolah," ucap Awang.
Hal senada dikatakan Wahyuni yang juga orangtua murid yang menyebutkan persoalan kabut asap jangan di biarkan berlarut-larut, karena itu akan berdampak buruk terutama bagi kesehatan anak-anak, apalagi itu pelajar TK mau pun SD.
"Jangan sampai ada korban pelajar terkena ISPA atau pun dampak lainnya akibat kabut asap," kata Wahyuni.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menyebutkan persoalan kabut asap itu akan segara dibahas dengan unsur pendidikan lainnya.
"Jauh-jauh hari saya sudah sampaikan kepada kepala sekolah agar menyesuaikan kondisi kabut asap di daerah masing-masing," ucap Petrus Kusnadi.
Meski pun demikian melihat kondisi kabut asap yang semakin pekat, kata Kusnadi pihaknya akan melakukan koordinasi terkait dampak kabut asap bagi aktivitas sekolah.
sumber: merdeka.com
Pendidikan
Pasangan Kekasih Diduga Curi Motor di Parkiran RSUD Bengkalis Diringkus Polis
BENGKALIS (CAKAPLAH) �" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi di area parkir RSUD Bengkalis. Menariknya, dua terd
Ditemukan Penyakit Bawaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
JAKARTA â€" Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pe
Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban
3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M
Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus
Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas