- Home
- Pendidikan
- Kerja Part Time Demi Boyong Ortu ke Wisuda di AS
Pendidikan
Kerja Part Time Demi Boyong Ortu ke Wisuda di AS
Senin, 13 Jun 2016 12:23
JAKARTA - Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi orangtua melihat putra-putri mereka akhirnya berhasil menyelesaikan studi dan menjalani prosesi wisuda. Menjadi bagian dari momen indah tersebut pun akan melengkapi kebahagiaan mereka.
Itulah yang membuat Ratna Setyaning Widayanti termotivasi mendatangkan orangtua dan adiknya ke Amerika Serikat untuk melihat dia menjadi wisudawan di University of Kentucky. Namun, Ratna menyadari, tidak mudah membuat impiannya terwujud. Biaya menjadi masalah utama.
"Impian saya untuk mendatangkan orangtua dan adik saya sebenarnya datang dari teman saya juga yang berhasil bawa orangtuanya ke Amerika Serikat. Kalau dia saja bisa, saya pasti bisa," ungkap Ratna kepada Okezone, dalam acara buka puasa bersama dengan Putera Sampoerna Foundation, belum lama ini.
Putar otak, gadis berhijab itu mencari cara untuk membawa orangtuanya hadir di momen wisudanya. Ratna akhirnya memutuskan untuk mulai menabung dari kerja kerasnya bekerja part time di salah satu kedai kopi terkenal Amerika Serikat.
"Saya mulai menabung selama setahun. Karena ketika itu saya sudah diangkat menjadi supervisor, jadi gaji saya lebih besar. Niatnya memang untuk memberangkatkan orangtua dan adik datang ke Amerika dan melihat saya wisuda," ucap mahasiswa jurusan Matematika itu.
Setelah uangnya terkumpul, Ratna langsung memberangkatkan orangtua dan adiknya ke Negeri Paman Sam. Sang adik sendiri sengaja dibawa untuk memudahkan orangtua berkomunikasi dalam perjalanan.
"Karena orangtua saya kan tidak bisa berbicara bahasa Inggris dan kebetulan adik saya lumayan bisa, jadi adik saya yang berkomunikasi selama perjalanan ke Amerika," ujarnya.
Remaja asal Tulungagung tersebut mengaku senang telah berhasil mengajak orangtua dan adiknya datang dan menyaksikan dirinya diwisuda. Ratna berencana, akan bekerja lagi selama beberapa tahun sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2.
"Mau kerja dulu sekitar dua sampai tiga tahun setelah itu mau daftar buat kuliah S-2 di Jepang. Karena waktu itu kan saya juga pernah ambil course di sana, dan pernah belajar bahasanya. Jadi Jepang mungkin akan jadi pilihan negara yang saya tuju berikutnya," tambah alumnus Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), Malang, itu. (okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh