- Home
- Pendidikan
- LIPI Punya 3 Profesor Riset Baru, Siapa Saja?
Kampus
LIPI Punya 3 Profesor Riset Baru, Siapa Saja?
Rabu, 12 Des 2018 13:34
JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengukuhkan tiga Profesor Riset baru dari bidang keilmuan kimia bahan alam, pemrosesan mineral, serta politik dan pemerintahan Indonesia.
Ketiga peneliti yang dikukuhkan Dewan Majelis Pengukuhan Profesor Riset yang diketuai oleh Profesor Bambang Subiyanto yang juga merupakan Wakil Kepala LIPI di Jakarta, Rabu, adalah Dr. Andria Agusta dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Eko Tri Sumarnadi Agustinus (Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI) dan Dr. Firman Noor (Pusat Penelitian Politik LIPI).
Dalam orasi pengukuhan profesornya Andria Agusta menyatakan pentingnya pengembangan jamur endofit untuk mendukung kemandirian antibiotika di Indonesia.
"Dengan kondisi alam yang ideal untuk tempat tumbuh dan berkembangnya mikroba, sampai saat ini belum satupun antibiotika yang secara resmi dihasilkan oleh mikroba yang berasal dari Indonesia. Bahkan sampai saat ini, Indonesia masih dihadapkan ketergantungan yang nyaris secara total terhadap bahan baku obat impor," ujar Andria, seperti dikutip Antara.
Menurut dia, peneliti perlu melihat bahwa rakyat membutuhkan bahan baku obat yang berasal dari sumber daya hayati Indonesia guna menciptakan kemandirian.
"Pemerintah juga perlu memprioritaskan penelitian-penelitian dan alokasi dana penelitian untuk menemukan obat antiinfeksi. Tidak hanya antiinfeksi oleh bakteri patogen, akan tetapi juga antiinfeksi yang disebabkan oleh organisme lainnya seperti malaria, tuberculosis ataupun infeksi yang disebabkan oleh virus," lanjutnya.
Sedangkan Eko Tri Sumarnadi Agustinus mengungkapkan perlunya rekayasa benefisiasi mineral untuk mineral bukan logam dan batuan marginal.
"Rekayasa benefisiasi bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah terutama mineral bukan logam dan batuan marginal, termasuk diantaranya mineral ikutan produk pertambangan, material buangan atau limbah industri yang dipandang sudah tidak ada manfaatnya lagi," ujar Eko.
Eko menjelaskan rekayasa benefisiasi juga diharapkan dapat menghasilkan produk jadi yang dapat digunakan di berbagai bidang. "Misalnya untuk baju antipeluru, media tanaman, bantalan rel, sampai dinding beton geopolymer untuk partisi".
Sementara, Firman Noor mengatakan persoalan partai politik dalam kehidupan demokrasi di era reformasi. "Di awal reformasi harapan dan optimisme untuk mendapatkan kehidupan demokrasi yang lebih baik, dengan partai sebagai pilar utamanya terasa menguat. Namun ternyata peran partai hingga kini belum seutuhnya efektif".
Dirinya menjelaskan hal tersebut disebabkan karena persoalan institusional, kultural, legal-formal, hingga struktural.
Firman mengatakan perlu serius membangun partai dan melembagakannya dengan sebaik-baiknya. Pendidikan politik harus menjadi prioritas agar tercipta nilai-nilai budaya politik yang kompatibel dengan demokrasi, selain penciptaan dan penguatan civil society untuk berperan secara kritis mengawasi eksistensi partai.
Dia juga mengatakan perlu membangun seperangkat aturan main yang benar-benar dapat mendorong partai untuk memainkan perannya sebagai penyalur aspirasi rakyat dan kontrol terhadap pemerintah.
"Dan yang terakhir adalah perbaikan sistem kepartaian yang
diharapkan dapat mengarah pada terciptanya partai-partai modern yang
siap mendukung penguatan demokrasi di Indonesia," katanya.
(okezone.com)
Pendidikan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se