Jumat, 05 Jun 2026

pendidikan

Lima Skill untuk Investasi Karier

Minggu, 09 Agu 2015 12:45
shutterstock
Tetap asah kemampuan untuk mendapat kesempatan naik ke jenjang karier lebih tinggi.
SETELAH bersusah payah menaklukkan tahap rekrutmen kerja, kamu pun berhasil mengamankan posisi di suatu perusahaan. Kini saatnya bekerja, menunjukkan profesionalisme dan meningkatkan performa.

Tetapi, apa keahlian yang membedakanmu dari karyawan lain di tempat kerja? Apakah skill tersebut akan berguna saat kamu berupaya menapaki jenjang karier yang lebih tinggi?

Lima keahlian berikut ini sulit tetapi layak dipelajari serta dapat menjadi investasi dalam rencana karier jangka panjangmu.

Manajemen waktu

Kemampuan manajemen waktu yang baik amat dihargai perusahaan. Karena itu, cari tahu sistem apa yang efektif untukmu dan tetaplah menggunakannya. Mulailah dengan merencanakan pekerjaan dan membuat jadwal yang dapat kamu penuhi hingga akhirnya berhasil mencapai target.

Konsistensi

Banyak orang berhenti bekerja keras ketika mencapai posisi tinggi. Padahal kemampuan untuk bekerja lebih keras dan tetap konsisten sangat vital untuk mempertahankan kesuksesan.

Empati

Dunia bisnis saat ini juga dijalankan berdasarkan prinsip empati. Contohnya, salesperson dapat sukses menjual produk karena berempati terhadap apa yang dirasakan dan dibutuhkan klien. Begitu juga kelangsungan bisnis jasa, ditopang oleh kemampuan pelaku sektor tersebut berempati dengan pelanggan.

Meminta bantuan

Profesional berarti bukan hanya mampu menyelesaikan semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita, tetapi juga mampu meminta bantuan ketika membutuhkannya. Hal ini sulit dilakukan mengingat tidak ada orang yang ingin dianggap lemah atau tidak kompeten.

Nyatanya, sebuah riset dari Harvard Business School menyatakan sebaliknya. Ketika meminta saran kepada rekan kerja atau atasan, kamu meneguhkan keahlian orang tersebut. Pada akhirnya, mereka pun akan lebih terkesan denganmu.

Pikirkan urusan sendiri

Kamu hanya akan membuang waktu dan tenaga dengan mencampuri urusan atau tugas orang lain. Sebaliknya, fokus pada tugas yang menjadi tanggung jawabmu dan lakukan yang terbaik untuk menyelesaikannya sesuai target.
(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 16:40

    Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:36

    Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6

    TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:35

    Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:01

    Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali

    Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo

  • Jumat, 05 Jun 2026 13:57

    Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya

    Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.