- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa ITS Pecahkan Masalah Bongkar Muat Sapi di Madura
Kampus
Mahasiswa ITS Pecahkan Masalah Bongkar Muat Sapi di Madura
Jumat, 25 Jan 2019 09:57
Sistem bongkar muat sapi di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura masih menjadi polemik di masyarakat. Melihat kondisi itu, mahasiswa Departemen Teknik Transportasi Laut ITS, Alwi Sina Khaqiqi tertantang untuk memecahkan masalah tersebut.
Alwi merancang desain dermaga apung sebagai karya Tugas Akhir (TA). Yaitu dengan menawarkan konsep 'animal welfare'. Mahasiswa yang akan diwisuda bulan Maret 2019 mengusulkan ide dermaga apung, untuk proses bongkar muat sapi.
Itu dilakukan lantaran kapal pengangkut sapi tidak bisa bersandar di dermaga utama. "Padahal, Pulau Sapudi memiliki produksi sapi tertinggi nomor dua se-Jawa Timur," kata Alwi, Jumat (25/1/2019).
Ia melanjutkan, pelemparan sapi secara paksa akan mengakibatkan penurunan berat badan sapi hingga 5 kg. Sehingga saat sapi sampai di Sumenep, harganya turun hingga 20 persen.
Tidak hanya itu, terkadang sapi yang dilemparkan ke laut juga tidak langsung menuju bibir pantai. Sapi malah ke tengah laut dan menyulitkan, bahkan tak jarang akhirnya ada yang mati.
"Waktu pemasangan dermaga apung dengan menggunakan HDPE ini hanya sekitar 20 hari," tambah mahasiswa angkatan 2014 itu.
Berdasarkan hasil penelitian TA , Alwi mengungkapkan jika nilai kelayakan dari desain dermaga apung rancangannya sekitar 1,35.
"Jika nilai kelayakan di atas angka 1, maka dermaga layak untuk diimplementasikan," ujarnya.
Nantinya, dermaga dengan panjang sebesar 40 meter dan lebar 1 meter itu hanya perlu disejajarkan dengan kapal pengangkut sapi. Sehingga memudahkan untuk aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut. Dermaga tersebut diperkirakan mampu memuat 30 hingga 100 ekor sapi untuk setiap bongkar muat.
Dengan bimbingan Achmad Mustakim ST MT MBA dan Eka Wahyu Ardhi ST MT, Alwi juga mengantisipasi adanya ombak yang bisa mengenai dermaga apung tersebut nantinya. Untuk itu, ia menambahkan tiang pancang atau dolphin pada beberapa sudut pelabuhan.
"Dolphin inilah yang nantinya akan menahan ombak agar tidak langsung mengenai dermaga," tuturnya.
Wapang TNI Bersama Menhan RI Tinjau Lokasi Industri Strategis dan Yonif TP 938/Pancasona di Jawa Barat
JAWA BARAT-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo