- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa Rancang Palang Pintu Kereta Api Otomatis Berdaya Aki
Kampus
Mahasiswa Rancang Palang Pintu Kereta Api Otomatis Berdaya Aki
Sumber: Okezone.com
Kamis, 12 Jan 2017 09:39
"AuraGS bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan kereta api yang disebabkan tidak adanya palang pintu perlintasan, kelalaian petugas dalam menutup pintu perlintasan, dan tidak menutupnya palang pintu perlintasan akibat pemadaman listrik," kata Yovita Sugionoputri di kampus setempat, belum lama ini.
Dia mengatakan, masih banyak perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu karena tidak ada atau kurangnya pasokan listrik, hal lain yang memicu kecelakaan kereta api di perlintasan umumnya juga dapat disebabkan oleh kelalaian petugas dalam menutup palang pintu perlintasan (human error).
Dia menjelaskan AuraGS adalah pengembangan palang pintu otomatis yang sudah ada, bedanya AuraGS menggunakan aki sebagai sumber daya energi. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki palang pintu kereta serta memiliki keterbatasan sumber daya listrik.
Selain itu, lanjutnya aki ini dapat melakukan self-charging sehingga mudah dalam perawatannya dan lebih hemat energi. Sistem self-charging ini memanfaatkan baling-baling yang bergerak karena energi kinetik yang dihasilkan oleh angin yang berasal dari pergerakan kereta api saat melintas pada daerah palang pintu perlintasan kereta api.
"Putaran baling-baling akan dikonversi menjadi energi listrik melalui converter yang selanjutnya dialirkan menuju aki untuk mengisi daya aki," paparnya.
Mahasiswi semester VI ini menjelaskan, AuraGS menggunakan dua macam sensor yaitu sensor mekanik sebagai sensor utama dan photo sensor sebagai sensor pembantu. Photo sensor digunakan sebagai sensor pengganti, di mana photo sensor bekerja saat terjadi kegagalan sistem pada sensor mekanik.
Sebelumnya, tim mengadakan survei dan juga konsultasi dengan PT Kereta Api Indonesia tentang standar-standar keamanan yang ada.
Sementara itu anggota yang lain, Anthoni menjelaskan, prototype palang AuraGS dibuat 1:2 dengan aslinya. Palang kereta asli memiliki panjang 4 meter, sehingga palang AuraGS sepanjang 2 meter dan tingginya 1 meter.
Sedangkan untuk baling-baling, dibuat seperti ukuran aslinya yaitu tingginya 1,8 meter. Tim memanfaatkan fan indoor AC bekas yang dirakit dengan baja untuk menjadi baling-baling. Nantinya, baling-baling akan diletakkan 1,2 meter dari rel kereta.
"Daya aki tidak akan habis karena daya yang terpakai untuk membuka tutup palang akan segera digantikan dengan daya yang baru," ungkapnya.
Dosen Pembimbing AuraGS Sunardi Tjandra ST MT mengatakan, AuraGS telah memperoleh beberapa prestasi di antaranya Juara 1 Pekan Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Pimus) 2014 Cabang Karya Tulis Ilmiah, Medali Perak International Invention, Inovation, and Design 2015 di Johor, Malaysia.
Selain itu, AuraGS juga menerima Hibah Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) oleh Kemristekdikti Periode Pendanaan 2016.
"Dalam Pimus dan International Invention, Inovation, and Design 2015 di Johor itu hanya perancangan sistem saja, kemudian baru dikembangkan sehingga menghasilkan prototype dengan skala perbandingan 1:2," tuturnya. (okezone.com)
Pendidikan
Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita
Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P
23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan
Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala
PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia
BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K
Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban
KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs
Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis
Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r