Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa Unri Kukerta di Desa Rambah Hilir Tengah, Biji Rambung Bisa Jadi Keripik

Pendidikan

Mahasiswa Unri Kukerta di Desa Rambah Hilir Tengah, Biji Rambung Bisa Jadi Keripik

Laporan : Fahrin Wawuru
Kamis, 22 Agu 2019 20:21
ROKAN HULU - Mahasiswa Tim Pengabdian Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) tahun 2019  di Desa Rambah Hilir Tengah Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu menemukan sebuah penelitian biji Rambung  bisa diolah menjadi keripik.

Temuan biji rambung menjadi keripik itu, disampaikan Ketua Tim Mahasiswa Kukerta Unri Desa Rambah Hilir Tengah Jodi Saputra kepada wartawan Selasa, (20/8/2019) saat mereka pamitan pulang ke Kampus kepada pemerintah Desa rambah Hilir Tengah ada kepala desa Seregar, sekretaris Abdul Hakim dan yang lainnya.

Lanjut Dodi, temuan mereka Itu,  sudah mereka buat dalam sebuah proposal dan langsung mereka tinggalkan kepada pemerintah Desa setempat untuk ditindaklanjutin. Karena selama mahasiswa itu melaksanakan kegiatan Kukerta tidak bisa melakukan praktek langsung karena belum ada musim biji rambungnya.

"Kami tidak bisa melakukan praktek langsung pembuatan keripik.dari biji Rambung tersebut karena belum lagi ada musim buahnya rambung. Kami hanya serahkan berbentuk proposal kepada pemerintah Desa Rambah Hilir Tengah,"kata Jodi Saputra.

Menurut menurut Jodi proses biji Rambung dijadikan keripik, ada beberapa item yang perlu dilakukan. Diantaranya  Biji Rambung direndam selama 2 hari untuk mengeluarkan yang warna ungu kerena mengandung racun, baru di rebus dengan air panas, selanjutnya dihaluskan dan dikeringkan baru diibuat jadi kripik. 

"Besar harapan kami temuan kami ini, bisa dikembangkan dan dilaksanakan, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Rambah Hilir Tengah dengan memanfaaatkan biji rambung menjadi kripik usaha hoom industri," tuturnya.

Diakui Jodi masyarakat Desa Rambah Hilir Tengah ramah-ramah, tingkatan ekonomi masyarakatnya lumayan,  tinggal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk melakukan ekonomi kreatif, karena masyarakatnya petani perkebunan karet dan sawit.


Sementara Itu, Kades Rambah Hilir Timur Sereger mengapresiasi untuk Kukerta Mahasiswa Unri di desanya, banyak yang sudah mereka sampaikan kepada masyarakat secara langsung dalam meningkatkan kesejahteraan.

"Mahasiswa kukerta UNRI ini sudah melaksanakan kegiatan KKN di desa rambah Hilir Tengah kurang lebih dari 50 hari. Dan hasi penelitian mereka biji rambung menjadi kripik ini akan kami Pemdes menindaklanjutin," pungkasnya. (Fah).

Foto bersama Kades Rambah Tengah Hilir Sereger dan Staf serta mahasiswa kukerta dari Unri saat pamitan pulang'kampus.
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.