Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN

Kampus

Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN

Kamis, 10 Jan 2019 14:49
Detik.com
KEDIRI  - Indonesia diharapkan memiliki pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Apalagi Indonesia masuk Ring Of Fire. Hal itu diungkapkan Menristek Dikti M.Nasir saat menghadiri kuliah tamu di Universitas Politeknik Kediri, di kawasan Gunung Klotok Kota Kediri.

Menurutnya, bukan saat ini saja diberikan pengetahuan soal kebencanaan, sejak dulu seharusnya masyarakat diberikan pengetahuan soal kebencanaan. Dia mengambil contoh negara Jepang yang merupakan negara yang sering menghadapi bencana. Namun mereka siap dan mawas diri dalam menghadapi berbagai macam bentuk bencana yang mengancam.

"Indonesia termasuk dalam negara Ring Of Fire. Sudah seharusnya masyarakat diberi pemahaman dan pengetahuan bagaimana menanggulangi, mengatasi bencana. Karena bencana alam itu tidak bisa dihindari dan diprediksi. Kita hanya harus bersiap diri dan mengerti cara mengatasinya," jelas M.Nasir di depan wartawan, Kamis (10/1/2019).

Dia menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala BNPB yang lama Willem Rampangilei dan segera bertemu dengan Ketua BNPB yang baru, Letjen TNI Doni Monardo soal pembahasan materi pendidikan kebencanaan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan ketua BNPB lama Pak Willem dan segera bertemu yang baru Pak Doni terkait materi pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Bahkan Presiden Jokowi akan merivitalisasi BNPB terkait hal ini," tambahnya.

Disinggung kurikulum pendidikan kebencanaan akan diberikan kepada siswa sekolah, M Nasir justru akan memberikan materi tersebut kepada kalangan mahasiswa menjelang kembali kepada masyarakat atau saat mereka KKN dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kami akan kenalkan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa KKN, terkait bela negara wawasan kebangsaan dan anti korupsi pada mahasiswa. Untuk kebencanaan akan dikenalkan kepada mahasiswa yang akan mengabdi kepada masyarakat," tegasnya.


(detik.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.