Jumat, 05 Jun 2026

Penyebab Sejumlah Peserta MOS Meninggal

Rabu, 05 Agu 2015 16:27
dok.Okezone
Sejumlah siswa meninggal dunia saat mengikuti MOS di sekolah.
JAKARTA-Masa orientasi siswa (MOS) seharusnya menjadi wahana agar para peserta didik baru bisa mengenal almamater mereka. Sayangnya, beberapa dari para siswa baru itu justru meregang nyawa saat atau usai mengikuti MOS atau ospek.

Okezone, Rabu (5/8/2015), merangkum beberapa penyebab hidup sejumlah peserta MOS atau ospek berakhir di hari-hari awal masa sekolah dan kuliah mereka.

Kekerasan Fisik

Pemukulan dan penyiksaan lainnya, yang dilakukan senior kepada junior kerap terjadi saat MOS dan ospek. Alasannya sederhana, bila para junior melakukan kesalahan maka para senior memberi pelajaran dengan melakukan tindak kekerasan fisik. Bila tidak menyakiti secara langsung, senior memberikan hukuman fisik yang berat seperti lari dalam jarak jauh di siang hari atau push up hingga puluhan kali.

Kekerasan fisik ini umumnya menjadi penyebab utama para peserta MOS dan ospek meregang nyawa. Agung Bastian Gultom, mahasiswa baru di Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran yang meninggal pada 3 April 2007 lalu akibat penyiksaan oleh seniornya adalah salah satu korban kegiatan ospek yang dilakukan dengan tidak manusiawi.

Kelelahan

Banyaknya tugas yang dibebankan ke peserta MOS membuat mereka akhirnya kelelahan dan meninggal dunia. Senior biasanya memerintahkan para junior membawa banyak barang atau melakukan banyak hal hingga kelelahan.

Seperti pada kasus Muhammad Najib, siswa baru di Sekolah Pelayaran Menengah Pembangunan Jakarta. Pada 2012, Najib meregang nyawa karena mengalami kelelahan berat akibat dipaksa berjalan kaki sejauh 5 kilometer.

Kecelakaan

Terkadang, kematian peserta MOS atau ospek juga diakibatkan kecelakaan. Kasus terakhir yang menimpa Fazri Fauzan (16), misalnya, terindikasi sebagai kecelakaan saat MOS. Selasa, 4 Agustus, Fazri hanyut dan tenggelam saat ingin menolong seniornya yang lebih dulu hanyut terbawa arus sungai di perkemahan.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 16:40

    Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:36

    Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6

    TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:35

    Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:01

    Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali

    Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo

  • Jumat, 05 Jun 2026 13:57

    Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya

    Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.