Senin, 22 Jun 2026

Perjalanan Pendidikan Tentukan Kesuksesan

Sabtu, 23 Jan 2016 14:42
Ilustrasi: Shutterstock
JAKARTA - Pendidikan menjadi salah satu fondasi kesuksesan seseorang. Tidak heran, perlu ada perhatian khusus pada perjalanan pendidikan anak dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Praktisi Pendidikan dari School Development Outreach Bambang Irianto mengatakan, dalam menentukan perjalanan pendidikan untuk anak, orangtua perlu mempertimbangkan dan memastikan beberapa hal.

"Yaitu, apakah selama pendidikan tersebut anak akan mengikuti proses pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan gaya belajar anak, serta memovitasi anak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan tanpa merasa tertekan," ujar Bambang, di Jakarta, Sabtu (23/1/2016).

Perjalanan pendidikan itu, ujar Bambang, yang akan mampu membekali anak dengan pengetahuan, keterampilan dan pembentukan sikap sehingga sukses menghadapi persaingan, baik di dalam maupun di luar negeri.

Di Tanah Air sendiri tersedia beberapa pilihan layanan pendidikan yang mengacu pada sistem pendidikan atau menerapkan kurikulum yang berbeda sebagai pilihan. Misalnya, ada sekolah yang menerapkan kurikulum nasional, Cambridge, International Baccalaureate-IB, atau lainnya.

"Menentukan perjalanan pendidikan yang tepat berdasarkan sistem pendidikan yang sesuai dengan anak akan memberikan dampak luar biasa pada pengembangan akademis dan sosial anak. Hal ini akan menjadi penentu kunci keberhasilan anak di kemudian hari," terang dia.

Orangtua juga perlu memastikan bahwa si anak mampu menyelesaikan pendidikan dalam sistem tersebut secara berkesinambungan dan utuh, dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Selain memilih perjalanan pendidikan berdasarkan sistem pendidikan, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah perkembangan yang holistik dan terpadu. Orangtua, kata Bambang, harus mempertimbangkan perjalanan pendidikan mana yang mampu mengembangkan baik kecakapan akademis maupun sosial anak secara utuh dan menyeluruh.

"Pemilihan jalur pendidikan, kurikulum, dan fleksibilitas merupakan kebutuhan pendidikan yang disesuaikan dengan kecerdasan yang dimiliki setiap anak karena tingkatnya berbeda-beda, sehingga butuh perlakukan yang tepat terhadap anak dalam memenuhi kebutuhan pendidikan tersebut," demikian Bambang.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 13:46

    Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te

  • Senin, 22 Jun 2026 13:43

    Riau Kaya Raya, PAD Tinggal Sisa: Bocor di Mana?

    Di atas kertas, Provinsi Riau adalah salah satu wilayah terkaya sumber daya di Indonesia. Hamparan kebun sawit mencapai jutaan hektare, pabrik beroperasi siang-malam, dan arus logistik tak pernah bena

  • Senin, 22 Jun 2026 13:41

    Presiden Prabowo dan Rosan Bahas Optimalisasi Pengelolaan Aset Negara untuk Masyarakat

    Presiden terpilih Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (21/6). Pertemuan pent

  • Senin, 22 Jun 2026 13:37

    Wapres Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat, Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats, Kampung Yepem Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6). Kunjungan dilakukan usai melihat progres pembanguna

  • Senin, 22 Jun 2026 13:34

    Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk membuka Pasar Murah dan Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Halaman Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (22/6). Kegiatan ini dige

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.