Rabu, 06 Mei 2026

Pendidikan

Ratusan Dosen Berjuang Mendapat NIDK

Jumat, 15 Jul 2016 12:22
Dok. Okezone
Dosen sedang mengajar

JAKARTA - Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan kurangnya rasio dosen pada sebuah perguruan tinggi. Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Ali Ghufron Mukti menyebut, sudah ada sekira 700 orang dari berbagai latar belakang dan keahlian mendaftar NIDK.

"Yang sudah memperoleh NIDK saat ini 567 dosen. Sisanya sekira 133 orang masih diproses dan ada yang dikembalikan," tuturnya kepada wartawan di Gedung D Kemristekdikti, belum lama ini.

Ghufron menjelaskan, beberapa masalah yang membuat seseorang tidak berhasil mendapat NIDK lantaran ada beberapa dokumen yang belum lengkap, seperti surat keterangan bebas narkoba atau tes kesehatan.

"Mereka harus menyertakan tes bebas narkoba tapi ada yang belum. Beberapa mengeluhkan untuk apa tes tersebut, dianggap tidak dipercaya. Tetapi ini sebagai bentuk antisipasi mengingat dosen merupakan contoh bagi mahasiswanya," paparnya.

Sedangkan untuk tes kesehatan, tambah dia, diperlukan sebab ada beberapa pendaftar yang sudah pensiun dan faktor lainnya. Menurut Ghufron, dosen yang berstatus NIDK juga wajib dijamin kesehatan dan kondisi tubuhnya.

"Kontrak NIDK yang hanya satu tahun juga nantinya akan diproses menjadi dua tahun," ujarnya.

Mengenai keefektifan NIDK untuk memenuhi kekurangan dosen di perguruan tinggi, Ghufron menambahkan hal tersebut sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi masing-masing. Sebagaimana diketahui, rasio dosen bidang eksakta adalah 1:30 sedangkan untuk sosial 1:40.

Program NIDK ini memungkinkan para pensiunan dan profesional dari berbagai latar belakang untuk menjadi dosen dan memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di kampus negeri maupun swasta. Jika memenuhi syarat, mereka pun akan diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan kontrak dan perjanjian kerja khusus. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.