Jumat, 24 Apr 2026

SMPN 3 Koto Gasib Peringati HUT PGRI Ke 70

Laporan : Sahril Ramadhana
Rabu, 25 Nov 2015 21:47
Sahril Ramadhana

KOTOGASIB - Memperingati Hari Lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke 70 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Koto Gasib melaksanakan upacara bendera untuk menghormati Guru-Guru yang ada di bumi pertiwi ini.

Mengenang jasa-jasa guru yang tidak kenal lelah dalam melaksanakan tugasnya sebagai pemberi ilmu untuk putra putri bangsa yang cikal bakal menjadi solusi yang baik bagi Negeri ini, pihak SMPN 3 Koto Gasib memperingatinya dengan melaksanakan Upacara Bendera di depan gedung sekolah mereka Jalan Pelajar Desa Buatan Satu Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak Sri Indrapura.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 3 Koto Gasib Drs. A. Hamid bahwa guru-guru adalah pemberi ilmu yang tanpa tanda jasa.

" Kita memeringati HUT PGRI yang ke 70 ini dengan melaksanakan upacar bendera dengan seluruh staf, guru-guru dan murid-murid di sekolah ini, " tutur Kepsek SMPN 3 Koto Gasib Saat ditemui spiritriau.com di ruang Kepsek Rabu (25/11/2015).

Lanjut Kepsek, tugas dan fungsi (Tufoksi) guru sebenarnya sangat mulia, melihat peran guru dalam memberikan ilmu buat putra putri bangsa ini. Hal sedemikian seharunya guru mendapat perhatian khusus dari pemerintah terkait, apalagi Guru didaerah pedalaman seperti ini.

" Selama ini memang kita kurang diperhatikan oleh pemerintah, baik itu sekolah maupun guru-gurunya, mungkin karena kondisi geografis sekolah kita yang berada dipedalaman Kabupaten Siak, "ujar Kepsek

Minimnya bantuan dari pemerintah terkait ke SMPN 3 Koto Gasib di benarkan Tengku Ridwan Kepala Tata Usaha (KTU) SMPN 3 Koto Gasib yang  mengatakan bahwa pihak sekolah berharab perhatian lebih dari pemerintah terkait.

"Proposal untuk pembangunan fasilitas sekolah memang sudah kami ajukan, tapi belum ada tanggapan dari Dinas terkait di Kabupaten Siak," pungkas Tengku Ridwan saat dikompirmasi spiritriau.com di ruang kerjanya.

Lanjut Tengku Ridwan, jenis proposal-proposal yang pihak sekolah ajukan kepada dinas terkait seperti pembanguan pagar sekolah, ruang khusus kepala sekolah dan beberapa komputer untuk melancarkan aktifitas administrasi di sekolah.

Ditahun 2015 ini bantuan berbentuk fisik belum terpampang di area sekolah SMPN 3 Koto Gasib, melihat kenyataan ini Kepsek sangat berharap pemerintah bisa merealisasikan pembanguan yang pihak sekolah ajukan beberapa waktu lagi.

" Kita sudah dikompirmasi pihak dinas pendidikan melalui Kepala Bagian Sarana Prasaran Bidang SMP Kabupaten Siak, dalam hal ini kita berharap adanya bantuan berbentuk fisik di sekolah ini, karena di tahun 2015 ini bantuan yang ada ke sekolah hanya Alat Prektek Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dibantu oleh pihak dinas terkait, " tutur Drs. A. Hamid mantan kepala sekolah SMPN 1 Lubuk Dalam.

Dalam hal ini pihak sekolah sangat berharap perhatian dari pemerintah. "Buat pemerintah tolong diperhatikan sekolah-sekolah yang ada diluar jangkaun, karena kami juga ingin disamakan dengan sekolah-sekolah lainnya,"pungkas Kepsek

Lanjut Kepsek, dengan memperingati HUT PGRI yang ke 70 tahun ini, ia berharap pemerintah tidak membedakan mana sekolah kota dan mana sekolah pedalaman, karena intinya sekolah selalu sama, sama dalam tujuan, untuk mempercerdas putra putri bangsa.

Menurut data yang diproleh spiritriau.com dari pihak sekolah SMPN 3 Koto Gasib, jumlah murid-murid di Sekolah tersebut berjumlah 84 murid dan tenaga pengajar 16 orang meluputi 3 orang tenaga ADM termasuk 1 orang Kepala Tata Usaha (KTU). (Ril )
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA â€" Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA â€" Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:33

    Pekerja Waspada! Kemenkes Ungkap Demam Berdarah Dengue Bisa Terjadi di Tempat Kerja

    JAKARTA - Demam Berdarah Dengue (DBD) sering kali identik dengan lingkungan rumah atau permukiman padat. Padahal, risiko penularan penyakit yang disebabkan virus dengue ini juga dapat terjadi di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.