- Home
- Pendidikan
- Si Jack, Tukang Parkir yang Dirikan Sekolah untuk Anak Kurang Mampu
Pendidikan
Si Jack, Tukang Parkir yang Dirikan Sekolah untuk Anak Kurang Mampu
Rabu, 04 Jan 2017 09:50
JAKARTA-Tak pernah mengenyam pendidikan mendorong kuat Jack Suryaman untuk mendirikan sekolah gratis bagi anak-anak tidak mampu di sekitar rumahnya.
Meski penghasilanya sebagai tukang parkir hanya Rp50 ribu per hari, tak menyurutkan niatnya tersebut.
"Dendam waktu dulu saya ingin belajar dan ingin punya pendidikan saya tidak punya, tidak sampai pendidikan yang tinggi, anak-anak sekarang saya pengen tidak seperti saya," ujar Jack -panggilan akrabnya- kepada BBC Indonesia, belum lama ini.
Dalam menjalankan sekolah gratis ini, Jack mengaku sempat mendapat banyak cibiran dari warga sekitar.
"Dibilang ini sekolah bohongan, sekolah odong-odong. Jangan sekolah di situ, itu kan sekolahnya bohongan. Ada lagi, "ini orang miskin ngediriin sekolah, benar apa enggak," ujar Jack menirukan pembicaraan warga sekitar.
Namun hal itu tak membuatnya patah semangat, kini ia menyulap kamar tidurnya menjadi ruang kelas dan perpustakaan agar anak-anak bisa leluasa dan nyaman dalam belajar. Taman Kanak-kanak dan Taman Pendidikan Alquran yang didirikan Jack, kini sudah menampung 180 murid.
"Ya walaupun kita miskin, tapi insya Allah kalau tekadnya kuat dan Allah kasih jalan, itu kekuatan saya sampai sekarang," tuturnya.
Sekolah yang didirikan Jack sudah menggunakan kurikulum Provinsi Jawa Barat. Ia mempelajari kurikulum dari pelatihan Ikatan Guru TK Jabar. Istri Jack, Yani Novitasari yang ikut mengajar, kini sedang melanjutkan kuliah untuk gelar sarjana pendidikan.
Salah satu orangtua murid mengaku terbantu dengan adanya sekolah gratis yang didirikan Jack ini.
"Alhamdulillah sekarang bisa sekolah walaupun bapaknya ngebecak (bekerja sebagai penarik becak), mudah-mudahan sampai pintar, jadi bisa baca dan menulis," tutur orangtua Inayah. (okezone.com)
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit