Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Siswa SD di Serang UN di Bawah Bayang-bayang Ambruknya Gedung

pendidikan

Siswa SD di Serang UN di Bawah Bayang-bayang Ambruknya Gedung

Kamis, 03 Mei 2018 10:00
Istimewa
UN di bawah bayang-bayang ambruknya gedung
Serang - 10 Murid SD Bantarpanjang, Cikeusal, Kabupaten Serang mengikuti hari pertama Ujian Nasional (UN). Mereka ujian di tengah bangunan retak dan langit-langit yang bolong.

Di sekolah ini sebetulnya ada tenda yang disediakan untuk kegiatan belajar-mengajar. Tenda disediakan oleh pihak sekolah dan bantuan kepolisian dari Polres Serang. Tapi, karena terpaksa dan untuk kenyamanan saat ujian, 10 murid tersebut ditempatkan di bangunan yang nyaris ambruk.

Kepala Sekolah SDN Bantarpang Cicih Sri Asih sendiri cerita, saat belajar di hari biasa, memang bangunan sekolah kadang ada yang jatuh. Entah itu dari tembok yang retak atau dari langit-langit.

"Was-was mah was-was, mudah-mudahan kami berdoa nggak ada insiden lain," kata Cicih bercerita kepada wartawan, Cikeusal, Kabupaten Serang, Kamis (3/5/2018).

Ia mengatakan, memang ada larangan agar tidak melaksanakan ujian di bangunan yang totalnya ada 5 ruangan. Tapi, karena murid meminta agar ujian tenang, dipilihlah salah satu ruangan. Para murid juga menurutnya ingin merasakan kursi baru.

"Jadi anak-anak belum pernah ngerasain kursi baru. Tingkat kenyamanan Ujian Nasional di tenda panas," ujarnya.

Siswa SD di Serang UN di Bawah Bayang-bayang Ambruknya Gedung

Pihak sekolah juga mengatakan, penggunaan sekolah nyaris ambruk ini hanya untuk pelaksanaan UN selama 3 hari. Mereka mengaku tidak berdaya dan bingung mau protes ke mana. Apalagi, informasinya bangunan sekolah masih dalam proses lelang di Pemkab Serang.

"Gimana protesnya, keadaan kami sudah begini. anak-anak pengennya mah ngerasain bangunan baru," ujarnya.

SD Bantarpanjang ini sendiri ada di tengah perkampungan daerah Cikeusal. Lokasinya sekitar 2 kilometer dari jalan utama. Tapi, sepanjang jalan ke lokasi SD ini juga sungguh memprihatinkan. Jalan sebagian besar tidak diaspal atau di beton.

Sekolah ini memiliki murid sebanyak 65 orang. Setelah melaksanakan Ujian Nasional 3 hari ke depan. Pada tanggal 9-12 seluruh murid ini juga akan mengadakan ujian akhir semester.
Siswa SD di Serang UN di Bawah Bayang-bayang Ambruknya Gedung

Kondisi sekolah dalam keadaan nyaris ambruk ini sudah sejak 2013. Menurut Cicih, pada 2016 sebetulnya sekolah ini akan direhabilitasi, tapi kemudian pihak pemerintah Serang gagal melakukan lelang. Jadi, sampai sekarang mereka terpaksa sekolah dan belajar di tenda.

"Anu parah (yang parah) mah dari tahun 2016," katanya.

(detik.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.