- Home
- Pendidikan
- Top! Dosen Universitas Jember Bikin Detektor Puting Beliung
Kampus
Top! Dosen Universitas Jember Bikin Detektor Puting Beliung
Kamis, 13 Des 2018 09:48
Alat ini diciptakan empat peneliti dari Fakultas Teknik Unej, di antaranya Januar Fery Irawan, Satrio Budi Utomo, FX. Kristianta dan Ike Fibriani.
Ketua tim Januar Fery Irawan memaparkan detektor angin puting beliung tersebut akan mengukur kecepatan angin yang datang di suatu daerah. Jika kecepatan angin mencapai 35 km perjam, maka otomatis sirine akan berbunyi.
Sementara itu, pihak Unej telah memasang dua buah detektor angin puting beliung di Desa Karangrejo, Sumbersari. Ada pula satu alat yang dipasang di Dusun Gempal, Desa Pakusari, Pakusari.
Sedangkan untuk detektor longsor juga telah dipasang di Desa Suci, Kecamatan Panti, dan di Desa Pace, Kecamatan Silo. Penempatan detektor angin puting beliung di lokasi Desa Karangrejo, Sumbersari dan Dusun Gempal, Pakusari ini berdasarkan riwayat terjadinya bencana sebelumnya.
Salah satunya di halaman Masjid Baitur Ridho, Dusun Gempal yang juga sekaligus menjadi titik kumpul warga jika ada bencana alam. Detektor dipasang sejak bulan Oktober 2018 lalu.
"Daerah Karangrejo ini tahun 2017 lalu pernah dilanda angin puting beliung hingga merobohkan pohon-pohon besar di tepi jalan. Padahal disekitarnya terdapat sekolah dan merupakan jalan yang menjadi urat nadi transportasi di wilayah ini. Untungnya puting beliung yang terjadi tidak meminta korban jiwa. Oleh karena itu kami berinisiatif menempatkan dua detektor di pinggir jalan dan di sekitar perumahan warga," imbuh Januar.
Rencananya, Januar dan tim akan mengembangkan detektor yang tak hanya mampu mendeteksi angin puting beliung dan longsor sejak dini saja, namun dikembangkan untuk deteksi dini bencana lainnya.
"Tahun depan kami berencana bekerjasama dengan Taman Nasional Meru Betiri untuk menciptakan detektor kebakaran lahan, sementara untuk kawasan pantai Puger kami ingin membuat detektor gelombang tinggi. Harapannya meminimalkan korban jiwa para nelayan Puger," katanya.
"Harapannya jika terjadi angin puting beliung maka warga sekitar bisa bersiap-siap agar tak ada korban jiwa, apalagi suara sirine bisa menjangkau wilayah seluas satu kilometer. Kami berharap agar alat detektor tersebut dijaga dengan baik agar dapat bekerja dengan maksimal sehingga meminimalkan korban jiwa," harap Januar.
Sementara itu, Ketua 02 RW 12 di Dusun Gempal, Desa Pakusari, Mahfud berterimakasih dengan pemasangan detektor tersebut. Ia pun berharap alat itu dapat benar-benar membantu warganya dalam mengantisipasi bencana alam.
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se