- Home
- Pendidikan
- Unisri Kirim Tiga Mahasiswanya ke Thailand
Unisri Kirim Tiga Mahasiswanya ke Thailand
Minggu, 09 Agu 2015 12:54
Ketiganya akan menimba ilmu di perguruan yang tengah berkembang pesat di Thailand itu untuk memfokuskan diri pada penelitian kebudayaan selama satu bulan.
Rektor Unisri Prof.Dr.Ir Kapti Rahayu Kuswanto mengatakan 2015 menjadi tahun pertama Unisri untuk mengirimkan mahasiswanya menjalani program pertukaran internasional. Diakui oleh Kapti, tidak mudah bagi Unisri untuk menjalin pertukaran mahasiswa dengan universitas lain di luar negeri. Sebab, mayoritas universitas di luar negeri, lebih condong memilih universitas yang berstatus negeri. Namun, bukan berarti pihaknya melakukan survai terlebih dahulu sebelum mengirimkan mahasiswanya.
Dipilihnya Khon Kaen University dikarenakan universitas ini merupakan universitas yang tengah berkembang cepat. Sehingga Kapti berharap, belajar langsung dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Thailand, akan bisa menjadi pengalaman yang berarti bagi mahasiswa, baik dalam bidang keilmuan, sosial maupun budaya.
"Khon Kaen University merupakan universitas baru di Thailand. Tapi meski universitas baru, namun Khon Kaen University ini mampu berkembang dengan pesat sekali. Beruntung sekali bisa menjalin kerja sama dengan universitas ini dan mengirimkan mahasiswa untuk belajar langsung di sana," jelas Kapti dalam konfrensi pers di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015).
Selama menjalani masa perkuliahan, kata Kapti, mereka akan melakukan penelitian tentang kebudayaan Thailand. Dia berharap kepada mahasiswa untuk bisa memanfaatkan meski hanya satu bulan saja di Thailand, pihaknya meminta agar para mahasiswanya bisa memanfaatkan program collaboration research sebaik mungkin.
Apalagi, kata dia, Khon Kaen University merupakan salah satu perguruan tinggi di Thailand yang fokus pada pengembangan kebudayaan. "Thailand merupakan negara di ASEAN yang telah menyatakan kesiapannya dalam dunia pendidikan untuk menghadapi MEA. Sehingga, para mahasiswa kami harus bisa memanfaatkan waktu selama perkuliahan dengan baik,"terangnya.(okezone.com)
Menyangkut anggaran,diakui Kapti, tidak seutuhnya ditanggung oleh pihak Universitas. Namun, biaya tersebut juga ditanggung oleh para mahasiswa itu sendiri. "Untuk biaya, memang separuh-separuh. Mahasiswa separuh Rp 5 juta, pihak kampus juga separuh Rp 5 juta. Tapi yang terpenting diharapkan kesempatan ini jadi stimulus bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensinya sehingga tercipta lulusan yang berkualitas dan berdaya saing global,"pungkasnya.
(ful)
Pendidikan
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jabat Kepala BGN, Pelantikan Siang Ini
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Nanik S Deyang dari jabatan
Kunker ke Tanjung Pinang, Hendry Munief Kawal Alokasi Dana Khusus Kepulauan
TANJUNGPINANG - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin hingga Selasa (20-21/7/2026). Kunjungan ini b
Lama Tak Masuk Kerja Tanpa Alasan, Dua Polisi di Kuansing Ini Resmi Dipecat
TELUKKUANTAN â€" Dua anggota Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau resmi diberhentikan tidak dengan hormat setelah terbukti membolos kerja selama lebih dari satu bulan berturut-turut.Upacara Pember