Sabtu, 08 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Rem Blong dan Muatan Berlebih Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Bumiayu

Peristiwa

Rem Blong dan Muatan Berlebih Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Bumiayu

Kamis, 13 Des 2018 14:50
okezone.com

BREBES - Tim Accident Analysis (TAA) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut truk di Jatisawit, Kecamatan Bumiayu.

Mereka melakukan olah TKP menggunakan alat 3D laser scanner yang dilakukan 11 titik sepanjang jalan dalam Kota Bumiayu.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng, AKBP Agung Aristyawan Adhi, menjelaskan jika alat 3D laser scanner memiliki akurasi dan ketepatan maksimal untuk melihat penyebab kecelakaan yang melibatkan truk dan puluhan kendaraan lainnya.

"Jadi untuk metodenya, kita lakukan pengecekan. Di titik yang terkait kecelakaan kami melakukan scan (pemindaian) dengan alat ini. 11 titik (itu) dari titik awal truk menabrak kendaraan lain hingga titik akhir di depan rumah sakit umum Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu," ucap Agung Arisstyawan Adhi, Kamis (13/12/2018).

Setelah dilakukan pemindaian, kata dia, nantinya gambar yang dihasilkan akan digabungkan sehingga mendapatkan gambar utuh kondisi kecelakaan.

Sedangkan, terkait penyebab kecelakaan, menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Antariksa, lantaran truk mengalami rem blong dan muatan berlebih.

Ditambah, karakteristik jalan dari flyover Kretek Kecamatan Paguyangan atau berjarak 2 kilometer sebelum lokasi kejadian dari arah selatan (Purwokerto) terus menurun landai.

Dengan medan jalan tersebut, kata dia, mengakibatkan truk mengalami malfungsi pada sistem pengereman. Akibatnya ketika meluncur di turunan sejauh 2 kilometer, rem menjadi panas.

"Karena infrastruktur dari flyover jalannya terus menurun. Sehingga menyebabkan laju kendaraan semakin cepat, jika membawa muatan banyak, komponen rem dapat terganggu dan tidak berfungsi dengan baik," beber dia.

Terkait hasil dari 3D alat scanner tidak langsung keluar. Diketahui, alat itu untuk menganalisis penyebab-penyebab kecelakaan. Hasil dari alat scanner berguna untuk pertimbangan langkah antisipasi agar kecelakaan serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.


(okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 08 Agu 2026 11:52

    Tewas Bersimbah Darah, Warga Pekanbaru diduga Dibunuh Mantan Suami

    PEKANBARU - Warga kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru digegerkan dengan ditemukannya Rosdiana dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya yang berdiri di Jalan Surya Jumat (07/08/26).

  • Sabtu, 08 Agu 2026 11:36

    Gedung Bapenda DKI Terbakar, Lantai 11 Diduga Jadi Titik Api

    JAKARTA - Insiden kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut mengharuskan petugas pemadam k

  • Sabtu, 08 Agu 2026 11:34

    PM Thailand Serahkan Medali Kehormatan Angkatan Bersenjata kepada Prabowo

    Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan penghormatan tinggi kepada Presiden RI Prabowo Subianto. PM Anutin membawa langsung medali kehormatan dari Angkatan Bersenjata Thailand u

  • Sabtu, 08 Agu 2026 11:30

    Waketum MUI Tekankan Pentingnya Pemimpin Adaptif Digital di Era Transformasi

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, menegaskan pentingnya adaptasi pemimpin terhadap transformasi digital. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penting di Jakarta, men

  • Sabtu, 08 Agu 2026 10:56

    Bahlil Ungkap Alasan Indonesia Kalah dari Vietnam Saat Perang Dagang AS-China

    Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa perang dagang antara China dan Amerika Serikat mulai terlihat pada 2016-2017 dan turut berdampak pada Indon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki