Sabtu, 08 Agu 2026
Teknologi
Revolusi Layanan Pelanggan Dimulai, Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Masuk Era AI
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 08 Agu 2026 10:37
JAKARTA-Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga memperkuat transformasi digital dengan mengintegrasikan teknologi customer engagement berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari Braze ke dalam ekosistem digital masing-masing.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal, relevan, serta dapat berlangsung secara real-time melalui berbagai kanal digital.
Kerja sama ini diumumkan dalam ajang Grow with Braze Jakarta 2026 yang digelar belum lama ini. Kegiatan tersebut dibuka CEO sekaligus Co-Founder Braze, Bill Magnuson, dan dihadiri lebih dari 300 pemimpin senior dari bidang pemasaran, produk, serta pengalaman pelanggan.Melalui kemitraan tersebut, Telkomsel mengintegrasikan kapabilitas Braze ke dalam super app MyTelkomsel dan ekosistem digital perusahaan.
Dengan dukungan arsitektur data real-time, integrasi ini memperkuat kemampuan Telkomsel dalam memberikan layanan kepada lebih dari 153,5 juta pelanggan seluler, termasuk sekitar 62 juta pengguna aktif bulanan MyTelkomsel.
"Kami terus berinovasi dengan menempatkan pelanggan sebagai pusat dari setiap pengalaman digital. Integrasi teknologi Braze membantu kami menghadirkan interaksi yang lebih cepat, kontekstual, dan aman di setiap tahapan perjalanan pelanggan," ujar VP Digital Experience Telkomsel, Dedi Suherman, dikutip Jumat (7/8/2026).Sementara itu, Pertamina Patra Niaga memanfaatkan platform Braze untuk meningkatkan retensi pelanggan sekaligus memberikan rekomendasi layanan yang lebih terpersonalisasi.
Implementasi teknologi tersebut dilakukan melalui sejumlah kanal digital, mulai dari aplikasi seluler, surat elektronik (email), hingga WhatsApp. Langkah ini menjadi bagian dari agenda transformasi digital Pertamina Patra Niaga.
Country Director Braze Indonesia, Franz Sihaloho, menyampaikan bahwa Braze berkomitmen untuk terus mengembangkan investasi di pasar Indonesia.Menurutnya, perusahaan siap mendukung korporasi di Indonesia melalui teknologi berstandar global serta penerapan AI yang tetap memperhatikan prinsip penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
AI dan Kepercayaan dalam Pemasaran Digital
Dukungan terhadap pemanfaatan teknologi AI juga disampaikan Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Muhammad Neil El Himam.
Dalam pidato pembuka Grow with Braze Jakarta 2026, Neil menekankan pentingnya pemasaran modern yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memahami kebutuhan manusia dan membangun kepercayaan.
"AI perlu melengkapi dan memperkuat kreativitas manusia. Platform customer engagement berbasis AI membantu pelaku usaha mempersonalisasi komunikasi, memperkuat loyalitas, serta menghubungkan produk lokal ke pasar global yang lebih luas," ungkap Neil.
Pemanfaatan teknologi tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Potensi ekonomi digital nasional diproyeksikan mencapai US$360 miliar pada 2030.
Dengan hadirnya pusat data regional Braze di Indonesia, pelaku industri juga dapat memanfaatkan pemrosesan data secara lokal dengan memperhatikan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi.
Kehadiran infrastruktur tersebut turut mendukung pemanfaatan teknologi machine learning secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas interaksi antara perusahaan dan pelanggan.(halloriau)
Sumber: https://halloriau.com/read-ekonomi-14619642-2026-08-08-revolusi-layanan-pelanggan-dimulai-telkomsel-dan-pertamina-patra-niaga-masuk-era-ai.html
komentar Pembaca