Selasa, 14 Jul 2026
Peristiwa,
Seorang Belum Ditemukan, Pencarian Korban Lampung Tenggelam di Buton Dihentikan di Hari Ketujuh
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 14 Jul 2026 08:22
SIAK â€" Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan kapal pompong yang tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, resmi dihentikan, Senin (13/7/2026) petang.
Keputusan ini diambil setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif selama tujuh hari berturut-turut.
​Hingga hari terakhir batas standar operasi, satu korban yang dilaporkan hilang masih belum berhasil ditemukan.
Sementara itu, total korban dalam insiden ini berjumlah tujuh orang, dengan rincian tiga korban selamat dan tiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari-hari sebelumnya
​Keputusan penutupan operasi ini diambil setelah Tim SAR Gabungan menggelar debriefing serta evaluasi menyeluruh bersama unsur terkait dan pihak keluarga korban pada pukul 18.10 WIB.
​Mengingat batas waktu pencarian tujuh hari telah terpenuhi dan tidak adanya tanda-tanda atau perkembangan baru di lapangan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan kini beralih ke tahap pemantauan.
​"Kami telah mengerahkan seluruh potensi yang ada di lapangan, mulai dari penyisiran permukaan menggunakan alutsista canggih hingga kapal nelayan setempat. Namun hingga hari ketujuh, satu korban belum bisa kami temukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi.
​​Selama sepekan terakhir, operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi masif dari berbagai elemen. Tim SAR Gabungan yang dikerahkan meliputi, Basarnas, TNI AL, TNI AD (YON TP 851 BBC), BABINSA, dan POLAIRUD, KSOP, PT Sucofindo, PT Kimi, serta tim penyelam profesional dari PT Kimi, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) serta masyarakat nelayan setempat.
​Pencarian dilakukan secara masif dengan membagi sektor penyisiran di perairan menggunakan Kapal Negara RB 218, Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet, hingga pompong swadaya milik nelayan.
​Seiring dengan penutupan operasi, seluruh unsur yang terlibat kini telah dikembalikan ke instansi masing-masing.
​Budi Cahyadi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah berjuang tanpa lelah sejak hari pertama kecelakaan terjadi.
​Meski operasi dihentikan, koordinasi dengan nelayan lokal dan pihak pelabuhan akan terus dijaga selama tahap pemantauan, dengan harapan jika ada tanda-tanda keberadaan korban di masa mendatang, proses evakuasi dapat segera dilakukan.(rtc)
Sumber: https://www.riauterkini.com/index.php?com=isi&id_news=15115233364&Seorang-Belum-Ditemukan,-Pencarian-Korban-Lampung-Tenggelam-di-Buton-Dihentikan-di-Hari-Ketujuh
komentar Pembaca