Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Air Sungai Kampar Surut 0,50 Meter di Bawah Nol, Warga Diminta Waspada Ancaman Karhutla

Peristiwa

Air Sungai Kampar Surut 0,50 Meter di Bawah Nol, Warga Diminta Waspada Ancaman Karhutla

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 16 Mar 2026 08:57
(FotoCatatanRiau)
PELALAWAN - Permukaan air Sungai Kampar di wilayah Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, dilaporkan mengalami penurunan cukup signifikan. Berdasarkan pemantauan indikator level air yang dipasang di Ferry Langgam oleh perusahaan pulp and paper PT Riau Andalan Pulp and Paper, pada Minggu pagi (15/3/2026) tercatat permukaan air berada di angka 0,50 meter di bawah nol.

Salah satu tim pemantau dari PT Riau Andalan Pulp and Paper yang secara rutin memperbarui laporan kondisi Sungai Kampar menyampaikan bahwa pengukuran dilakukan pada pukul 06.00 WIB. Hasilnya menunjukkan kondisi air sungai sedang surut cukup dalam hingga menembus angka di bawah level nol pada indikator yang terpasang di pelabuhan penyeberangan Ferry Langgam.

Penurunan permukaan air Sungai Kampar ini diduga berkaitan dengan berkurangnya debit air dari wilayah hulu. Aliran dari Sungai Kampar Kiri dan Sungai Kampar Kanan yang biasanya menyuplai air utama ke Sungai Kampar diperkirakan mengalami penurunan debit, sehingga berdampak pada kondisi air di wilayah hilir.


Secara geografis, pertemuan Sungai Kampar Kiri dan Sungai Kampar Kanan berada di Desa Muara Sako, Kecamatan Langgam. Dari titik pertemuan tersebut, aliran air kemudian membentuk Sungai Kampar yang mengalir melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan hingga ke bagian hilir.

Dengan posisi level air mencapai minus 0,50 meter, kondisi ini menjadi tanda bahwa Sungai Kampar sedang mengalami penyusutan volume air. Lebar sungai yang biasanya dipenuhi air kini terlihat jauh berkurang, sementara tebing-tebing di sepanjang bantaran sungai mulai tampak kering, menyerupai suasana pada musim kemarau.

Kondisi ini juga memicu kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada kawasan gambut di sekitar bantaran Sungai Kampar. Tanah gambut yang mulai mengering berpotensi mudah terbakar jika tidak diantisipasi sejak dini oleh masyarakat maupun pihak terkait.

Meski demikian, aktivitas penyeberangan menggunakan pontoon di Ferry Langgam hingga saat ini masih berjalan relatif aman dan kondusif. Operator penyeberangan tetap melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi elevasi air sungai guna memastikan keselamatan transportasi penyeberangan masyarakat.
Sumber: (CatatanRiau.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.