Peristiwa
Akhir Drama Kades Pendukung Sandiaga
Kamis, 20 Des 2018 10:43
Nono dijemput dari rumahnya secara persuasif oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penjemputan Nono juga dibantu anggota Polres Mojokerto. Nono lalu dibawa ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto untuk melengkapi administrasi dan pemeriksaan kesehatan.
Kades berpenampilan nyentrik ini lantas digelandang ke mobil tahanan untuk dikirim ke Lapas Klas IIB Mojokerto di Jalan Taman Siswa.
Suhartono dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim PN Mojokerto karena terbukti melakukan tindak pidana Pemilu dengan mendukung Cawapres Sandiaga Uno. Rudy berharap perkara yang menjerat Nono menjadi pelajaran bagi Kades lainnya di Indonesia agar menjaga netralitas selama tahapan Pemilu 2019.
"Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi seluruh Kades supaya bersikap netral," terangnya.
Meski terbukti melakukan tindak pidana Pemilu, Kades Nono menyatakan tetap mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
"Putusan saya jalani apa adanya seperti aturan yang berlaku. Saya bertanggungjawab atas apa yang saya lakukan," kata Suhartono.
Suhartono juga melontarkan alasannya mencabut banding yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto pada Senin (17/12).
"Ya saya konsekuen saja, tak mau bertele-tele, saya bertanggungjawab," ujarnya.
Kendati harus menjalani hukuman penjara, Nono mengaku tidak mengubah dukungannya di Pilpres 2019. Dia menyatakan tetap mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.
"Tetap Prabowo-Sandi," tegas Nono.
Acara penyambutan Sandiaga ini diawali dengan rapat di rumah Suhartono, Jumat (19/10) yang melibatkan terdakwa, istrinya, Ketua Karang Taruna Desa Sampangagung Sunardi dan sejumlah warga lainnya. Usai pertemuan, esok harinya Sunardi memesan spanduk dan banner bertuliskan ucapan selamat datang dan dukungan untuk Sandiaga. Saksi juga memesan musik patrol untuk meramaikan acara penyambutan.
Suhartono lantas mendikte istrinya untuk mengirim pesan di grup whatsapp PKK Desa Sampangagung. Pesan tersebut berisi ajakan untuk hadir di acara penyambutan Sandiaga sekaligus janji akan memberi uang saku Rp 20 ribu bagi setiap ibu-ibu yang hadir.
Suhartono juga aktif di acara penyambutan Sandiaga. Dia memakai kemeja putih bertuliskan Sapa Prabowo. Dia lantas mendekati Sandiaga untuk berfoto. Terdakwa berfoto sembari mengacungkan dua jari.
Anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Turunkan Material Semen
Halmahera Timur-Semangat gotong royong terus ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore dalam mendukung percepatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Anggota Satgas menurunkan m
Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi
Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan
Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab
Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit
Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi
Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot
PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum