Aktifis Rohul Minta Polisi Periksa Ketua KPU Rohul
Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 08 Des 2015 10:26
ROKAN HULU - Sejumlah aktifis di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), meminta kepada Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, supaya memanggil dan memeriksa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul Fahrizal, terkait pengabaian hak suara warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II B Pasir Pangaraian.
Sejumlah aktifis itu, yakni Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPC-LPP-Tipikor-RI) Rian Alfian, Ketua Koordinator Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA-API) Provinsi Riau, Miswan, Anggota Laskar Anti Korupsi Pejuang (LAKP) 45 Armen Nasution dan lainnya.
Aktifis memberikan konfrensi pers secara resmi di Pasir Pangaraian, Selasa (8/12), mereka meminta kepada Kapolres Rohul supaya bertindak memeriksa Ketua KPU Rohul, sebab ini seperti disengaja saja, tidak warga binaan saja, bahkan banyak lagi warga Mahato tidak punya hak suara.
"Mereka resmi punya legalitas yang dikeluarkan lembaga resmi, apalagi LP Klas II B Pasir Pangaraian itu yang diakaui negara, kemudian bayangkan saja dari 538 warga binaan di LP Pasir Pangaraian 32 orang yang diakomodir, kini mereka sudah mulai resah ini, padahal secara intansi LP Klas II B Pasir Pangaraian sudah ada surat dari Lapas Pasir Pangaraian, Nomor: W4.PAS5.PK.01.01.02-906, pada Tanggal 4 September 2015, usulannya berjumlah 486 orang, seluruhnya beralamat dan berdomisili di LP Pasir Pangaraian," beber Alfian.
Tambah, Miswan tim akan menjumapi Ketua KPU Rohul, sebab ini dinilai telah mengabaikan hak orang lain, jika nanti Ketua KPU tidak bisa diajak, komunikasi akan mengadakan aksi. "Karena kita tidak ingin ada ketidak adilan di Rohul ini, maka kami minta kepada KPU Rohul supaya meninjau kebijakan kembali dan mengakomodir hak suara warga binaan di LP Klas II B Pasir Pangaraian tersebut," tegas Miswan.
Begitu juga dengan Armen Nasution menyayangkan sikap dari pihak KPU Rohul dinilai telah membuat kebijakan semaunya, sehingga hak-hak warga negara terabaikan.
"Kini warga binaan itu sudah mulai ribut, jika nanti terjadi keos di LP Klas II B Pasir Pangaraian, apakah pihak KPU akan bertangung jawab," pungkas Armen Nasution. (Fah)
Peristiwa
Polrestro Tangkot Bekuk 36 Penjahat Jalanan dalam Sebulan, Ungkap 52 Kasus.
Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) merilis kinerja Satuan Reserse Kriminal-nya dalam memerangi kejahatan jalanan selama sebulan belakangan. Sebanyak 52 kasus terungkap, dengan t
Ratusan Motor Ludes Saat Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo
Jakarta - Kebakaran hebat terjadi di parkiran sepeda motor karyawan PT Arami Jaya di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Ratusan sepeda motor milik karyawan pabrik hangus terbakar. Keru
11 Manfaat Air Rebusan Kunyit, Rahasia Kesehatan Alami dari Rempah Nusantara
Air rebusan kunyit, minuman tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia, kini semakin populer berkat berbagai manfaat kesehatannya. Minuman ini dibuat dari rimpang kunyit, sebuah rempah dengan wa
Remaja di Bogor Tewas Usai Digigit Ular yang Melintas Saat Nongkrong
Jakarta-(18) tewas usai digigit ular weling saat nongkrong di Land Bow, Pasir Jaya, Bogor Barat. Sementara rekannya, H (21), kini kritis di ICU RS UMMI.“Betul, satu orang yang meninggal. Kejadian ke
Potret Dampak Longsoran TPA Cipayung Depok di Permukiman Warga Sekitar
Longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung ke aliran Kali Pesanggrahan di kawasan Pasir Putih, Depok, Jawa Barat, memperparah banjir di wilayah perbatasan Sawangan dan Cipayung. Tump