Kamis, 14 Mei 2026
Waspada! Debit Air Sungai Kuantan Naik, Kuansing Bagian Hilir Terancam Banjir
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 14 Mei 2026 15:09
TELUKKUANTAN-Waspada! Masyarakat Kuansing terutama yang tinggal di pinggiran sungai Kuantan harus waspada. Sebab, debit air Sungai Kuantan terlihat naik dari kondisi normal.
Pantauan Riaupos.co, Kamis (14/5/2026) pagi, dari tribun finis pacu jalur Tepian Narosa Telukkuantan, penambahan debit air Sungai Kuantan menyisakan sembilan tangga batu di Desa Sawah. Sedangkan di bagian Desa Seberang Taluk, penambahan air Sungai Kuantan juga sudah sampai ke tangga batu.
Kondisi ini memang harus diwaspadai. Terutama masyarakat Kuansing di bagian Hilir, seperti Cerenti, Inuman, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Pangeran, Benai, Sentajo Raya yang rawan banjir. Alarm imbauan waspada ini pun disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuantan Singingi.
"Kami mengimbau masyarakat yang berada di bantaran Sungai Kuantan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya debit air Sungai Kuantan sejak Rabu (13/5/2026) sore," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H Yulizar, yang dihubungi Riaupos.co.Yulizar mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan Pos Duga Air (PDA) di Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan Rabu (13/5/2026) hingga pukul 17.00 WIB, ketinggian debit air Sungai Batang Kuantan mencapai angka 470 centimeter dan berada pada zona kuning serta mendekati zona merah.
Namun Kamis (14/5/2026) pukul 08.17 WIB, hasil pemantauan ulang kondisi air Sungai Kuantan sudah surut 90 cm dari kondisi Rabu sore. Bahkan sudah jauh meninggalkan zona merah yang nyaris sampai pada kemarin. Meski sekarang sudah surut dan masuk zona kuning, Ia tetap meminta masyarakat di wilayah hilir Sungai Kuantan agar tetap siaga karena masih terdapat potensi kenaikan debit air. Hal tersebut dipicu curah hujan tinggi di sejumlah daerah hulu yang bermuara ke Sungai Kuantan.
Penambahan debit air sungai Kuantan dipicu oleh curah hujan yang tinggi dari wilayah Sijunjung, Sumatera Barat. Hujan lebat terjadi di tiga sungai besar yang bermuara ke Muara Sijunjung, yakni Sungai Sukom dari Solok Selatan, Sungai Batang Ombilin dari Tanah Datar, dan Batang Palangki dari Kabupaten Solok.Sedangkan di wilayah Kuansing sejak tiga hari belakangan, mulai Senin (11/5/2026) tidak ada diguyur hujan lebat. Hanya mendung dan hujan gerimis. “Meski sempat terjadi penurunan debit air pada siang hari, hujan kembali turun dan menggenangi beberapa ruas jalan raya di wilayah Sijunjung. Karena itu kami mengimbau masyarakat tetap waspada,” tambahnya.
Saat ini BPBD masih menunggu informasi kecamatan bagian Hilir. Sebab, bila dibagian hulu surut, bagian hilir akan bertambah. "Siang hingga sore ini perlu kita waspadai," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, meminta seluruh camat dan kepala desa yang berada di sepanjang bantaran Sungai Kuantan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah antisipasi dini.
“Saya minta seluruh camat dan kepala desa di bantaran Sungai Kuantan untuk waspada dan melakukan antisipasi dini,” tegas Bupati Suhardiman.
Ia juga meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir apabila debit air terus meningkat.
“Lakukan antisipasi dini dan tingkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,” ujarnya melalui sambungan telepon.(riauposjwapos).
Sumber: https://riaupos.jawapos.com/kuansing/2605140007/waspada-debit-air-sungai-kuantan-naik-kuansing-bagian-hilir-terancam-banjir?page=2
komentar Pembaca