Minggu, 07 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Aliran Kali Cilemahabang Bekasi Kembali Dipenuhi Busa Tebal

Peristiwa,

Aliran Kali Cilemahabang Bekasi Kembali Dipenuhi Busa Tebal

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 05 Agu 2025 16:45
Berita satu.com
Akibat tercemar limbah industri, air di aliran kali Cilemahabang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kembali dipenuhi busa tebal berwarna putih dengan ketebalan mencapai 50 sentimeter, pada Selasa (5/8/2025) pagi.

Busa tebal tersebut menutupi aliran kali Cilemahabang sepanjang hampir 2 kilometer. Salah satu warga menuturkan hampir setiap pagi busa tebal menutupi aliran kali Cilemahabang diduga berasal dari limbah industri yang sengaja dibuang ke kali oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

"Jadi memang setiap pagi ini air busanya itu banyak banget. Pagi tadi juga saya lihat busanya sudah banyak banget ini," jelas Irfan Sanusi (31) salah satu warga disekitar pintu air Cilemahabang, Selasa (5/8/2025) siang.

Dirinya menduga, busa-busa tebal itu berasal dari adanya pembuangan limbah industri dari perusahaan yang ada di kawasan industri di wilayah hulu aliran kali Cilemahabang. Guna mengelabui pengawasan, biasanya perusahaan tersebut membuang limbah pada saat dini hari.

"Ya kemungkinan hampir setiap hari untuk membuang limbah," ungkapnya.

Peristiwa banyaknya busa di aliran kali Cilemahabang menurut Irfan, bukanlah yang pertama kali terjadi. Tidak adanya langkah tegas dari Pemerintah Kabupaten Bekasi membuat pelaku terus menerus melakukan pencemaran.

Bahkan, warga sudah melayangkan keluhannya kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, tetapi seakan tak ada respons.

Warga berharap adanya langkah tegas dari dinas terkait untuk menindak tegas para pelaku pencemaran lingkungan yang terjadi di kali Cilemahabang.

Pasalnya, aliran kali Cilemahabang masih dimanfaatkan oleh para petani guna mengairi area persawahan miliknya. Selain itu juga masih banyak warga yang memanfaatkan untuk keperluan cuci dan mandi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 07 Jun 2026 20:18

    Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia

    BEIJING - Krisis demografis China tahun ini masuk semakin dalam ke fase yang lebih rapuh ketika Beijing meluncurkan inisiatif perawatan lansia nasional baru. Inisiatif ini tidak bergantung pada perlua

  • Minggu, 07 Jun 2026 20:16

    Masih Berlaku Sejak Era Kolonial, Wamenaker Minta Ordonansi UAP 1930 Segera Direvisi

    JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor mendorong revisi Ordonansi UAP 1930 atau Stoom Ordonnantie 1930 yang hingga kini masih menjadi salah satu dasar pengaturan keselama

  • Minggu, 07 Jun 2026 19:58

    MUI Soroti Dugaan Korupsi MBG, Minta Pengelola BGN Berintegritas dan Akuntabel

    JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, menyoroti dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, kas

  • Minggu, 07 Jun 2026 19:40

    Syarat dan Cara Pakai BPJS Kesehatan Gratis meski Kena PHK

    JAKARTA - Syarat dan cara pakai BPJS Kesehatan gratis meski kena PHK. Korban pemutusan hubungan kerja (PHK) masih bisa menggunakan BPJS Kesehatan selama enam bulan. Namun, harus diperhatikan beberapa

  • Minggu, 07 Jun 2026 19:37

    Rupiah Anjlok, Bagaimana Prediksi Harga Emas Pekan Depan?

    JAKARTA - Harga emas dunia beserta logam mulia domestik menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan sebuah anomali menarik

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.