Peristiwa
Anggota F-Gerindra DPRD Sumut yang Dipukul Polisi Tak Masuk Kerja
detik.com
Rabu, 25 Sep 2019 16:43
Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Sumut, Gusmiyadi menyatakan, Pintor masih belum bisa mengikuti aktivitas di kantor dewan. Kondisinya masih belum fit, dan masih harus beristirahat di rumah.
"Masih beristirahat di rumah. Dia menyatakan, ada keluhan masih pusing," kata Gusmiyadi di DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (25/9/2019).
"Kemarin di rumah sakit, sudah dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Mudah-mudahan hari ini bisa diperoleh hasilnya," kata Gusmiyadi.
Pemukulan Pintor Sitorus terjadi di basement gedung DPRD Sumut saat aksi demonstrasi di gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9). Diketahui, saat itu polisi tengah mengamankan pelaku demo anarkis, dan Pintor merekam saksi itu menggunakan handphone.
Blokade Berlanjut, AS Akan Buru Kapal-Kapal Terkait Iran di Seluruh Dunia
JAKARTA â€" Amerika Serikat (AS) mengumumkan perluasan blokade Selat Hormuz dengan memerintahkan militernya untuk mengejar kapal-kapal yang terkait dengan Iran di seluruh dunia. Langkah ini diumu
Tentara Penjaga Perdamaian Prancis Tewas dalam Serangan di Lebanon Selatan
JAKARTA â€" Seorang tentara Prancis tewas dan tiga lainnya terluka saat membersihkan jalan di Lebanon Selatan dalam serangan yang menurut pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan pejabat Prancis ter
Komdigi Ancam Blokir Wikipedia, DPR: Hati-Hati, Kedepankan Pendekatan Persuasif
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengancam memblokir Wikimedia Foundation selaku pengelola Wikipedia. Namun,
Terungkap! Bandar Narkoba The Doctor Cuci Uang Ratusan Miliar Pakai Rekening Orang Lain
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap praktik pencucian uang yang dilakukan sindikat bandar narkoba “The Doctor” alias “Charlie” alias Andre Fernando dan H
Kronologi Kasus Dana Jemaat Gereja Paroki Aek Nabara Rp28 Miliar hingga Terbongkar 2026
JAKARTA â€" Kasus dugaan fraud yang menimpa anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Rantauprapat, Sumatera Utara, diduga telah berlangsung sejak 2019 dan baru terungkap pada Februari 2026. T