Minggu, 19 Jul 2026
Antisipasi Corona, Purbalingga Siapkan Ruang Isolasi Khusus dan Tutup Tempat Wisata
admin
Rabu, 18 Mar 2020 14:04
Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyiapkan ruang isolasi khusus di RSUD dr. R. Goeteng Tarunadibrata. Ada 10 ruang isolasi yang telah disiapkan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi merebaknya virus corona atau Covid-19.
"Beberapa sarana prasarana di RSUD Goeteng seperti APD (alat pengaman diri-red) sudah kita siapkan, hari ini sudah mulai didroping," kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi usai melakukan teleconference dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (17/3).
RSUD Panti Nugroho dan sejumlah rumah sakit swasta lainnya di Purbalingga juga disiapkan sebagai fasilitas kesehatan pendukung. Selain kesiapan rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan dalam menerapkan protokol kesehatan, Bupati Tiwi juga melaporkan sejumlah kebijakan yang telah diambil kabupaten Purbalingga dalam rangka pencegahan virus corona.
"Sejak Senin kemarin (16/3) Pemkab Purbalingga sudah meliburkan anak-anak sekolah untuk belajar di rumah masing-masing," katanya.
Pemkab Purbalingga juga mengambil kebijakan agar seluruh kegiatan pemda dan BUMD yang bersifat massal dan menghadirkan kerumunan orang, untuk sementara disetop atau ditunda dalam jangka waktu dua pekan kedepan. Termasuk berkoordinasi dengan pimpinan organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama untuk membantu menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar mengurangi kegiatan keramaian.
Terkait SOP pencegahan covid-19 di lingkungan perusahaan, telah dikeluarkan surat edaran Kepala Dinas Tenaga Kerja agar seluruh perusahaan di Purbalingga menerapkan protokol penanganan virus corona. Diantaranya dengan melakukan pengecekan suhu tubuh, menyediakan alat cuci tangan atau hand sanitizer, dan penggunaan masker bagi yang sakit.
Protokol pencegahan penyebaran virus corona juga diterapkan di tempat publik lainnya seperti pasar-pasar milik pemkab dan lokasi wisata yang ada di kabupaten Purbalingga.
Destinasi Wisata Ditutup
Pemkab Purbalingga melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga menutup sementara destinasi wisata dan tempat hiburan yang ada di Kabupaten Purbalingga. Hal ini disampaikan Kepala Dinporapar Purbalingga, Bambang Widjonarko dalam surat nomor 556/0304 tanggal 17 Maret 2020 perihal Penutupan Sementara Destinasi Wisata dan Tempat Hiburan.
Dikeluarkannya surat tersebut, menyusul surat nomor 556/0296 tanggal 16 Maret 2020 perihal Peningkatan Kewaspadaan terhadap resiko penularan Covid-19. Selain itu juga sebagai tindak lanjut Surat Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah Nomor 556/906 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata dan Tempat Hiburan.
Memperhatikan perkembangan dampak Virus Covid-19 dan demi kepentingan masyarakat, dia mengimbau untuk Destinasi Wisata dan tempat hiburan ditutup sementara waktu sampai dengan evaluasi terhadap perkembangan situasi yang ada. Selama masa penutupan diminta untuk melakukan gerakan pembersihan dengan disinfektan dan alat kebersihan lainnya sesuai dengan standar kesehatan yang dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan atau Rumah Sakit setempat.
"Untuk pengelola hotel dan restoran agar meningkatkan kewaspadaan dengan menyediakan dan menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh (Thermal Gun) serta hand sanitizer kepada setiap tamu atau pengunjung yang datang," kata Bambang.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melalui saluran video conference mewanti-wanti Purbalingga, agar ketika belum ada kasus maka pengawasanya harus diperketat. Menurut Ganjar cara yang paling bagus ialah melakukan isolasi dengan cara-cara yang baik.
"Kita mohon juga untuk dipantau, sekolah-sekolah yang meliburkan siswanya. Pastikan mereka ada di rumah, tidak piknik dan mereka belajar setidaknya dalam waktu empat belas hari ini," katanya.
Hal itu perlu dilakukan, karena menurut Ganjar Pranowo agar mereka tidak terkena kontaminasi virus corona. Secara khusus, Ganjar Pranowo juga meminta dukungan rumah sakit daerah untuk menyiapkan pemeriksaan covid-19 secara gratis untuk warga.
Sumber: merdeka.com
komentar Pembaca