Kamis, 16 Jul 2026
Atasi Kekurangan Alkes di Masa Pandemi, Portable Ventilator Diproduksi Pekan Depan
admin
Kamis, 23 Apr 2020 11:33
Pemerintah terus melakukan pengujian alat kesehatan (alkes) produk Indonesia. Tujuannya, mengatasi kekurangan alat kesehatan di masa pandemi Covid-19.
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro, menjelaskan alat kesehatan yang saat ini sedang dilakukan uji coba yakni portable ventilator. Proses uji prototype dilakukan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Proses produksi rencananya dimulai Sabtu 25 April mendatang. Tetapi karena empat produk ventilator yang masih diuji oleh beberapa universitas yakni Universitas Indonesia (UI), Institusi Teknologi Bandung (ITB), pihak swasta, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), maka produksi akan ditunda.
"Ada keterlambatan dalam pengujian BPFK Kemenkes. Karena ada 4 produk ventilator yang diuji (UI, ITB, swasta, BPPT). Insya Allah produksi bisa mulai minggu depan," ungkap Bambang saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis (23/4).
Bambang menjelaskan saat ini sudah ada dua perusahaan yang siap untuk memproduksi alkes tersebut. Yaitu PT LEN dan PT Polijaya yang mampu memproduksi 100 unit portable ventilator per minggu.
"Jadi diharapkan kita bisa mudah-mudahan bisa mendapatkan 200 unit pertama ventilator buatan Indonesia yang dibuat oleh LEN dan Polijaya dan didesain oleh tim yang dipimpin BPPT," jelas Bambang.
Sumber: merdeka.com
komentar Pembaca