Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Atlet Pararenang Riau Ini Kesal, Sawitnya di Kampar Kerap Dicuri Diduga Pengonsumsi Narkoba.

Atlet Pararenang Riau Ini Kesal, Sawitnya di Kampar Kerap Dicuri Diduga Pengonsumsi Narkoba.

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Mei 2026 09:15
KAMPAR-Atlet Pararenang Riau, Jaelani meluapkan kekesalannya di media sosial. Kelapa sawitnya kerap hilang dicuri.

Pantauan Tribunpekanbaru.com, ia mengung
gah sorotan terhadap peredaran narkoba melalui akun Facebook miliknya, Jhay Zailani sejak September 2025.

Pria itu kemudian mengunggah video aksi amukan massa di Panipahan dan Sei Tengar Laut, Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir pada April 2026 lalu. 



Aksi itu menyasar rumah terduga bandar narkoba. Ia ikut menyerukan pemberantasan narkoba. 

Ia mengunggah foto bekas tandan kelapa sawit yang sudah tidak ada di pohon pada 24 April 2026 lalu. Ada juga foto puntung rokok dan sedotan plastik. Sedotan terlihat seperti sudah dipotong.

"Dengan maraknya pencurian dan peredaran narkoba di Desa Bangun Sari mohon segera diberantas karena sudah sangat meresahkan dan merusak generasi muda anak-anak kita,"  pintanya kepada kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Kepolisian Sektor Kampar Kiri Hilir dalam tulisan di unggahan itu. 

Foto itu di kebun miliknya. Ia mengaku menjadi korban dari dampak buruk narkoba. Ia menduga kuat kebun kelapa sawitnya di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir disatroni pencandu narkoba. 

Ia membenarkan unggahan yang dibuatnya itu.



"Sangat meresahkan, karena narkoba banyak pencurian sawit," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dihubungi, Selasa (12/5/2026) sore kemarin.



Ia mengaku sering kehilangan sawit dari kebunnya. Sementara kebunnya yang tidak begitu luas itu.

"Kebun hanya satu, dua hektarenya. Apalagi pas buah lagi trek (produksi menurun drastis), hasilnya perlu untuk anak-anak. Situ kesalnya," ujar peraih medali emas untuk Riau pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 di Bandung, Jawa Barat ini.

Menurut dia, pecandu kerap mengonsumsi sabu-sabu di kebun sawit warga saat tengah malam. Sawit sering hilang setelah pelaku mengonsumsi narkoba.

Warga setempat, kata dia, sebenarnya sudah berupaya mencegah pencurian. Pemilik kebun terpaksa lebih sering berpatroli secara mandiri.

"Sekarang bukan pemilik kebun lagi yang mengintip pencuri. Sudah pencuri itu yang ngintip pemilik kebun," katanya.

Ia mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di desa.

Ia iba melihat anak di bawah umur, tetapi sudah nekat mencuri karena pengaruh narkoba. 

"Kasihan lihat anak SMP, belum tamat sudah putus sekolah karena narkoba. Yang pakai, seperti sudah bebas sekali

(Tribunpekanbaru.com).


Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1105110/atlet-pararenang-riau-ini-kesal-sawitnya-di-kampar-kerap-dicuri-diduga-pengonsumsi-narkoba

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.