Senin, 20 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Aturan pertanahan pemerintah lemah,pengusaha seenaknya tentukan NJOP

Aturan pertanahan pemerintah lemah,pengusaha seenaknya tentukan NJOP

Minggu, 09 Agu 2015 12:40
Merdeka.com
Diskusi senator kita.
Masalah sengketa tanah di berbagai wilayah di Indonesia makin meningkat. Sejumlah wilayah yang seharusnya digunakan sebagai ruang hijau dan pembangunan fasilitas publik beralih sebagai pusat bisnis komersil.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai alih lahan tersebut lantaran ketiadaan regulasi dari pemerintah untuk bersikap tegas dan terbuka.

"Perlu pengawasan yang lebih detil dan merata. Pemerintah seharusnya mempunyai bank data milik masyarakat yang transparan di publik. Bila tidak, seperti yang terjadi sekarang lahan konservasi dibangun wilayah komersil," kata Tulus Abadi dalam diskusi "Senator Kita" di Bumbu Desa Cikini, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (9/8).

Acara ini terselenggara atas kerjasama DPD RI, merdeka.com, RRI Pro 3, IJTI, IJO, dan IKN.

Alih fungsi lahan, seperti terjadi di Jalan TB Simatupang dalam tata ruang kota berfungsi sebagai lahan hijau di ibukota beralih sebagai pusat usaha.

Bagi dia, dalam kondisi regulasi pemerintah lemah dalam mengelola pengawasan izin tanah, berimbas pemilik modal atau penguasa menentukan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) seenaknya.

"Rakyat kecil yang tinggal di pusat kota seakan diusir secara halus dengan membayar pajak tanah lebih mahal. Pilihan mereka hanya dua, pergi atau menjadi rakyat miskin kota," katanya.

Menurut dia konflik dan alih fungsi lahan bukan lagi untuk memperbaiki sistem tata ruang kota namun menguntungkan pihak lain untuk menata uang lebih dominan.
[merdeka.com]
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.