Sabtu, 08 Agu 2026

Peristiwa

Awas, Abrasi di Pantai Luamajang Mengkhawatirkan

Sabtu, 29 Des 2018 11:37
Detik.com
Lumajang - Abrasi Pantai Tempursari, Lumajang mengakibatkan sejumlah bangunan di objek wisata ini dalam kondisi kritis. Petugas pun memasang garis polisi agar wisatawan tak mendekatinya.

Garis polisi dipasang di bagian bangunan yang mengggantung di tepi pantai. Setidaknya terdapat 4 rumah makan dan 1 musala di Pantai Tempursari yang kondisinya kritis akibat abrasi.

"Kondisi bangunan yang menggantung seperti ini sangat berbahaya sekali,"kata Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban kepada wartawan di lokasi, Sabtu (29/12/2018).

Selain memasang garis polisi, korps berseragam cokelat ini juga memasang papan imbauan bahaya gelombang tinggi di tepi pantai. Hal ini dilakukan agar abrasi pantai yang terjadi tidak membahayakan para wisatawan yang sedang berlibur.

"Ini adalah langkah antisipatif kami untuk mencegah adanya korban di lokasi wisata pantai Tempursari ini," terang Arsal.

Abrasi Pantai Tempursari juga mengikis tepi pantai sejauh 8 meter. Bibir pantai yang terkena abrasi sepanjang 200 meter.

Sementara Pengelola wisata Pantai Tempursari, Qomarudin mengaku dampak abrasi ini menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan yang menikmati libur tahun baru, menurun.

Biasanya ada sekitar 500-an wisatawan, saat terjadi abrasi pantai, hanya ada 100-an saja yang menghabiskan liburan.

"Kunjungan jumlah wisatawan yang berlibur di wisata Pantai Tempursari menurun akibat abrasi pantai yang merusak sejumlah warung," ujar Qomarudin.

Pemilik warung makan di pesisir pantai juga merasakan jumlah penurunan wisatawan yang datang. Biasanya mereka bisa menghabiskan hingga 20 kg ikan segar per hari. Kini, hanya 3 kg/hari.

"Dampak abrasi ini mengakibatkan penurunan pendapatan kami, kalau biasanya bisa dapat lebih dari Rp 100 ribu/hari, kini sekitar Rp 30 ribu/hari saja " ujar Marji, salah satu pemilik warung makan.

Hal yang sama disampaikan Ngatemi. "Wisatawan yang datang di pantai ini menurun dari biasanya, padahal sebelum abrasi sangat ramai," tegasnya.

Abrasi Pantai Tempursari ini mengakibatkan tiga bangunan rumah makan dan sebuah mushala rusak parah. Selain itu juga pesisir pantai sepanjang 200 meter habis terkikis air laut.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki