Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • BNPB Ingatkan Ancaman Karhutla Besar Berpotensi Terjadi pada 2027

Peristiwa

BNPB Ingatkan Ancaman Karhutla Besar Berpotensi Terjadi pada 2027

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 04 Feb 2026 10:47
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) besar yang dapat terjadi pada 2027. Potensi ini lantaran adanya siklus musim kering yang diprediksi terjadi setiap empat tahun.

Potensi Karhutla
Suharyanto mulanya menyampaikan secara umum tren karhutla dalam beberapa tahun terakhir menurun.
"Bencana hidrometeorologi kering atau karhutla. Ini kami punya data dari mulai tahun 2015, tahun 2025, alhamdulillah menurun terus baik jumlah yang terbakar maupun luas lahannya. Tentu saja ini kerja sama semua pihak," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip pada Rabu (4/2/2026). 

Namun, Suharyanto mengingatkan karhutla besar berpotensi terjadi pada 2027. Menurutnya, tahun tersebut berpotensi menjadi periode musim kering yang dapat meningkatkan risiko karhutla.
"Memang dari segi cuacanya yang menjadi tantangan kami adalah bukan 2024, 2025, dan 2026 tetapi 2027. Karena di 2027 itulah siklus empat tahunan terjadi musim kering," ujarnya.

Ia mencontohkan, kebakaran hutan dan lahan besar pernah terjadi pada 2015. Setelah itu, kejadian karhutla relatif menurun pada 2016 hingga 2018 lantaran kondisi cuaca lebih basah. Namun, karhutla kembali meningkat pada 2019 akibat fenomena El Nino.

"Kalau 2024, 2025, 2026 memang seharusnya turun karena cuacanya juga tidak terlalu panas dan masih banyak hujan," tuturnya.

Karena itu, BNPB telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi karhutla besar pada 2027. Langkah itu di antaranya mulai dari operasi modifikasi cuaca hingga water bombing.
 
"Di pencegahannya kami sampaikan bahwa kami melengkapi satgas-satgas darat. Kemudian ada operasi modifikasi cuaca, ada operasi heli, water bombing," tuturnya.(okezone.com)
Sumber: (Okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.