BPOM Ungkap Hasil Inspeksi Penting untuk Dikeluarkannya Izin Edar Vaksin Covid-19
Admin
Jumat, 23 Okt 2020 16:13
Pemerintah terus berupaya mempercepat tahapan uji klinik vaksin Covid-19 untuk memastikan keamanan dan kelayakannya. Salah satunya dengan mengirim tim pemantau dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ke China, sebagai negara produsen vaksin yang tengah diuji dan dikembangkan oleh Biofarma.
Tim Inspektur BPOM telah berangkat ke China bersama Kementerian Kesehatan, tim Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), dan PT Biofarma untuk melakukan inspeksi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) atau Good Manufacture Practice (GMP) ke sarana produksi vaksin Covid-19.
"Tim inspektur Badan POM akan melakukan inspeksi CPOB (GMP inspection) ke tiga sarana produksi di China, yaitu Sinovac, Sinopharm dan CanSino. Serangkaian kegiatan inspeksi tersebut bertujuan untuk percepatan akses vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu," kata Kepala Badan POM Penny Kusumastuti Lukito dalam keterangan tertulisnya.
Hasil inspeksi ini akan menjadi rekomendasi BPOM untuk mengeluarkan EUA (Emergency Use Authorization), begitu juga sertifikat halal dari MUI dan Kemenag. EUA akan menandai bahwa produk tersebut aman digunakan. Hal ini pun akan menjadi lampu hijau bagi pemerintah untuk menyebarkan vaksin kepada masyarakat.
"Kita juga telah membentuk tim untuk melakukan evaluasi dari pasca vaksinasi. Ini sudah menjadi SOP global," kata Achmad Yurianto, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dalam temu media 'Update Persiapan vaksin Covid-19 di Indonesia' yang digelar secara daring dan luring di Kementerian Kesehatan, Senin (19/10).
Pemerintah memastikan vaksin yang diberikan EUA telah didukung bukti keamanan, khasiat dan mutu yang memadai sehingga sudah dapat digunakan. Meskipun begitu, penggunaan vaksin tetap dalam pemantauan yang ketat.