Badan Inteligen Negara Gadungan di Ciduk TNI Angkatan Darat Kodim 0320/Dumai
laporan : Aditia Wibowo
Senin, 10 Agu 2015 08:28
Dumai-Diduga hendak menawarkan informasi penting kepada salah satu pejabat Dumai, dua oknum masyarakat yang mengaku bekerja di Badan Inteligen Negara (BIN) gadungan, diciduk unit Intel Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Kodim 0320/Dumai.
Dua oknum yang mengaku anggota BIN masing-masing berinisial HA(36) dan JU(36) ini berhasil bekuk tim unit Intel Kodim 0320/ Dumai pada Jumat(7/8) sekitar Pukul 18.00 WIB, dimana Keduanya tertangkap basah saat mengaku sebagai Anggota Badan Intelijen Negara (BIN), dengan menunjukan Kartu Tanda Anggota (KTA) BIN, Nomor Register Pegawai (NRP) dan surat tugas yang diduga Palsu.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0320/ Dumai Letkol (Kav)
Afkar Mulya, SE, kepada Spiritriau.com menjelaskan awal mula terkuaknya
identitas dua Oknum anggota BIN gadungan ini berawal dari informasi
masyarakat yang menyebutkan mereka menemui seorang pejabat di Kabupaten
Rokan Hilir beberapa waktu lalu.
"Kita berhasil mengungkap identitas kedua anggota BIN gadungan ini
berkat kerjasama dengan anggota BIN sebenarnya yang bertugas di Dumai,
setelah melakukan penyelidikan dan penelusuran kemudian keduanya kita
pancing dan akhirnya berhasil kita amankan," jelas Dandim 0320/ Dumai.
Lanjut Letkol (Kav) Afkar Mulya SE lagi, HA dan JU dibekuk di sekitar daerah Simpang Tetap Kelurahan STDI Kecamatan Dumai Barat, saat dipegang oleh personil Unit Intel Kodim 0320/ Dumai, keduanya sempat menawarkan damai dengan memberikan informasi kepada personil TNI AD tersebut.
"Saat dipegang oleh personil dari Unit Intel kita, mereka mengaku baru saja direkrut oleh seseorang berinisial RI, yang hingga kini belum diketahui dimana keberadaanya, dan sempat juga keduanya menawarkan damai dengan sesumbar akan memberikan informasi penting kepada kita, Tutur Dandim 0320/ Dumai.
Karena sangat meresahkan, keduanya langsung digelandang ke
Makodim 0320/ Dumai, yang berada di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan
Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur, guna diperiksa. Dalam proses
interograsi yang dilakukan Tim Intel Kodim 0320 dimana Proses rekrut
yang dijalani HA dan JU sebagai anggota intelijen terbilang instan.
Sebab mereka mendapat KTA dari BIN Daerah Riau di Pekanbaru.Padahal
seyogyanya KTA ditandatangani Kepala BIN Pusat.
Apalagi kala ditanyai tentang pendidikan Intelijen, HA malah belum pernah menjalaninya.
HA mengaku dirinya pernah aktif di sebuah LSM dan Media Mingguan di
Sumatera Utara. Sedangkan JU merupakan seorang desertir TNI, yang
dipecat secara tidak hormat dari kesatuannya. Terhitung sejak 2010, JU
merupakan masyarakat sipil.
"Kita bersama BIN juga sudah memeriksa dokumen keduanya. Terdapat sejumlah kejanggalan dalam dokumen, setelah kami periksa banyak hal tidak lazim. Baik di KTA maupun dokumen yang mereka bawa Itu semua diduga palsu, apalagi kita sudah konfirmasi identitas keduanya ke BIN pusat, dan hasilnya mereka memang bukan anggota BIN daerah Riau," ungkap Letkol (kav) Afkar Mulya.
Kini pasca diamankan, pihak Kodim Dumai 0320/ Dumai, sudah menyerahkan keduanya ke Mapolres Dumai, guna proses penyidikan lebih lanjut, anggota BIN gadungan tersebut bakal dijerat dengan pasal pemalsuan dokumen negara, untuk mengantisipasi munculnya intel gadungan lainnya, maka Komunitas Intel akan membahas tentang kerawanan ini, Pungkas Dandim.(Bow) Peristiwa
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra