Peristiwa
Bangunan Hampir Amblas, Abrasi di Bantan Makin Membahayakan
Laporan : Afdal Aulia
Selasa, 09 Feb 2016 20:31
BENGKALIS- Terjangan gelombang laut yang semakin parah terus menagncam sejumlah wilayah di kecamatan bantan, tidak terkecuali di Dusun Parit Tiung Desa jangkang kecamatan bantan Kabupaten Bengkalis. Tempat Penampungan Ikan (TPI) di desa tersebut yang dibangun Pemkab Bengkalis tahun 2009 hanya tinggal menghitung hari amblas ke laut.
Tanah penyangga bangunan di bagian depan dan kiri yang menghadap ke perairan Selat Malaka tersebut sudah amblas diterjang gelombang. Hanya dalam hitungan setahun, sekitar 5 meter lebih bibir pantai di Dusun parit Tiung termasuk perkebunan milik warga ludes dihantam gelombang. Upaya penanganan abrasi dari pemerintah masih sangat minim, baik itu pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
"Hanya tinggal menunggu waktu bangunan TPI itu ambruk. Sebelumnya TPI itu masih dipergunakan nelayan, namun seiring parahnya abrasi dan menggerus sekitar bangunan membuat warga jadi takut kalau sewaktu-waktu ambruk ke laut. Bahkan kayu untuk pondasinya sudah hampir masuk ke laut," ungkap Didik P, salah seorang warga setempat, Selasa (09/02/2016).
Menurutnya, saat ini kondisi bisa semakin parah, karena sedang musim utara dengan terjangan angin serta gelombang yang datang dari Selat Melaka sangat kuat. Dikhawatirkanbangunan TPI berikut kawasan perkebunan dan pemukiman warga disekitarnya akan "terjun bebas" ke laut.
"Bagian Utara dari Pulau Bengkalis berada di batas terluar yang berbatasan langsungdengan Malaysia. Dengan mundurnya garis pantai karena abrasi, maka berpengaruh pada tapal batas Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga penanganan abrasi butuh keseriusan pemerintah,"ungkap Didik.
Sebelah Utara dan Timur Pulau Bengkalis diperkirakan sudah 55 Km bibir pantai yang diterjang abrasi. Sedangkan abrasi terparah berada di kawasan Tanjung Jati kecamatan Bengkalis hingga Desa Muntai kecamatan Bantan sekitar 22,5 Km. Rata-rata setiap tahun abrasi mencapai 59,02 hekter dan laju abrasi mencapai 32,5 meter pertahun. Hal itu terjadi dalam kurun waktu 25 tahun dimana daratan Pulau Bengkalis yang hilang akibat abrasi mencapai 1500 hektar.(afd) Peristiwa
Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN Jadi Pamong Praja Muda
JAKARTA â€" Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Upacara pelantikan digelar di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jat
OTT Bupati Anom, KPK Tangkap 21 Orang di Jakarta hingga Pemalang
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Selain Anom, KPK menangkap 20 orang saat operasi senyap itu.Juru Bicara
Komisi X DPR Dorong Pelestarian Angklung kepada Gen Z sebagai Identitas Bangsa
JAKARTA - Anggota DPR RI Komisi X, Melly Goeslaw mengajak generasi muda untuk melihat angklung bukan sekadar sebagai peninggalan budaya, namun sebagai identitas bangsa yang mampu beradaptasi den
AS dan Arab Saudi Lancarkan Serangan ke Irak, Tewaskan Setidaknya 20 Orang
BAGHDAD - Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan gabungan terhadap aliansi paramiliter Unit Mobilisasi Populer (PMU) di pangkalan-pangkalan seluruh Irak. Serangan tersebut menewaskan
Relawan Global Sumut Flotilla Laporkan Benyamin Netanyahu hingga Tentara Israel ke Kejagung
JAKARTA â€" Sembilan relawan Global Sumud Flotilla dari Indonesia melaporkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu hingga tentara Zionis Israel ke Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesi